Peredaran Telur Palsu Yang disebarkan di Medsos Ternyata Hanya HOAX

oleh
Kapolres Majene Sulbar
Kapolres Majene AKBP Asri Effendy, SIK saat di wawancarai wartawan,Selasa (20/3/2017)

Sulbar,suaralidik.com – Maraknya berita peredaran telur palsu yang sengaja disebarluaskan di medsos, kini di dalami oleh satuan reskrim Polres Majene berkerjasama dengan Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) .

Dari hasil pendalaman di beberapa pusat perbelanjaan tradisional dan titik lainnya, ternyata Isu peredaran telur palsu tersebut hanya berita bohong (Hoax).

Dalam acara Press Release, Kapolres Majene AKBP Asri Effendy, SIK menjelaskan adanya isu beredarnya telur palsu di Kab. Majene itu tidak benar dan mengenai isu yang beredar Disosial Media itu hanyalah Hoax. “hanya saja kualitas Telur memang ada yang bagus dan ada yang sudah menurun atau kurang bagus”, Tegas Kapolres di depan para media, Selasa (20/3/18) di Pasar Sentral Majene.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar masyarakat tidak lagi resah dengan isu telur palsu. Agar masyarakat lebih yakin kami sengaja menggandeng Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Kab. Majene untuk dijelaskan lebih detail, Tutur Kapolres saat di konfirmasih.

Tak hanya itu, agar tidak terjadi hal serupa pihaknya akan aktif melakukan langkah Antisipasi dengan mengecek langsung para pedagang atau penjual Telur yang ada dipasar sentral majene, Sambung Kapolres.

Sementara itu, Kabid Dinas Pertanian Peternakan dan perkebunan (Distanakbun) Ir. Muh. Syafei menambahkan bahwa berdasarkan hasil Laboratorium yang mereka lakukan dengan mengambil beberapa sampel Telur yang beredar diwilayah Majene dipastikan tidak ada yang Palsu.

“ hasil uji laboratorium oleh Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Sulawesi Selatan, menunjukkan bahwa telur tersebut murni telur ayam ras asli”, Ungkapnya.