Perempuan Sidrap Wajib Tahu, Ini Program yang Buat Ribuan Srikandi Kagumi DOAMU

oleh
tim Srikandi yang dihadiri ratusan perwakilan Srikandi DOAMU, Jumat (17/03/2018) di posko pemenangan Benteng, Kecamatan Maritengae.

SIDRAP, suaralidik.com – Ada yang menarik di perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 di Kabupaten Sidrap. Perhatian masyarakat banyak, justru tertuju pada pasangan nomor urut 2, H. Dollah Mando – H. Mahmud Yusuf (DOAMU).

Pasalnya, meski berival dengan calon perempuan, namun jangan salah, pasangan “Duo Insinyur” itu punya kekuatan ribuan tim relawan perempuan di belakangnya. Mereka menamakan diri Srikandi DOAMU.

Itu terlihat pada malam pengukuhan salah satu tim Srikandi yang dihadiri ratusan perwakilan Srikandi DOAMU, Jumat (17/03/2018) di posko pemenangan Benteng, Kecamatan Maritengae.

Dalam kegiatan itu terlihat mereka begitu antusias dan kompak hingga datang berbondong-bondong untuk mendukung pasangan DOAMU.

“Ini anugerah di tim DOAMU. Kami datang sukarela karena kagum dengan program dari pak Haji Dollah Mando dan Mahmud Yusuf,” ungkap Hj Wati Lattare penasehat tim Srikandi.

Ribuan tim Srikandi DOAMU ini tersebar di berbagai kecamatan hingga pelosok desa Sidrap. Mereka juga gencar mensosialisasikan program DOAMU dan Politik sehat.

“Jadi selain programnya DOAMU, Srikandi ini kagumi juga adalah sosoknya pak Haji Dollah Mando yang ikhlas, tulus, dan pekerja keras serta bijaksana. Intinya pak Haji ini (Dollah Mando) berpengalaman, ini yang membuat mereka sadar bahwa Sidrap memang butuh perubahan,” ucap Hj St Aminah Arianto Wajeng Penasehat juga penasehat Srikandi DOAMU.

Adapun program DOAMU yang membuat ribuan Srikandi ini luluh yakni program pemberdayaan perempuan modern, menghadirkan industri rumahan.

Calon wakil Bupati DOAMU, Mahmud Yusuf menjelaskan yang dimaksud program Pemberdayaan Perempuan Modern yakni selain akan membekali keterampilan perempuan pada Balai Latihan Kerja (BLK) yang nantinya akan dibangun jika terpilih, juga akan mengembangkan industri kecil rumahan berbasis pangan.

“Program ini melatih ibu-ibu membuat tepung, kue, makanan khas dan aneka kuliner lain khas Sidrap. Hasilnya itu nantinya bisa dijual di minimarket. Jadi ibu-ibu tidak perlu khawatir karena pasangan DOAMU jika terpilih juga akan memberikan modal usahanya,” jelas Mahmud Yusuf. (DWS/AD)