Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, BPBD Sinjai Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana

oleh
Simulasi Siaga bencana
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Sinjai gelar simulasi penanggulangan bencana yang bertempat di Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur, Rabu (25/04/2018).

SINJAI,suaralidik.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Sinjai gelar simulasi penanggulangan bencana yang bertempat di Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur, Rabu (25/04/2018).

Kepala BPBD Kabupaten Sinjai H.  Junaidi Mustafa mengatakan bahwa tindak lanjut kesiapsiagaan,  kesiapan anggota untuk latihan bencana, “Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari Kesipasiagaan Bencana Nasional dengan mengangkat tema “Siap Untuk Selamat Mulai Dari Diri Sendiri,  Keluarga dan Komunitas”.

Lebih lanjut Junaedi mengatakan bahwa pihak BPBD Sinjai sebenarnya tiap tahun melaksanakan kegiatan simulasi seperti ini,  tentu tujuannya adalah untuk memastikan kesiapan kita,  termasuk mengukur personil, dan peralatan yang akan digunakan, sehingga ketika terjadi bencana pihak BPBD sudah siap baik dari sisi penanganan maupun penanggulangannya.

“Kegiatan dilaksanakan di Desa Sanjai, karna daerah ini rawan bencana,  dekat dengan sungai bua yang merupakan muara sungai, disamping itu daerah ini dekat dengan laut, daerah rawa dan pesisir,sehingga potensi bencana sangat besar, oleh karena itu perlu pengenalan medan untuk langkah antispatif jika sewaktu-waktu terjadi bencana”. Jelas Junaidi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sinjai Ahmad Karim mengatakan “Dalam simulasi yang digelar oleh tim Rescue BPBD Sinjai tersebut, ada dua tindakan evakuasi yang dilakukan, yaitu evakuasi melalui jalur darat,  dan evakuasi melalui jalur sungai, dan laut dengan menggunakan perahu karet dan tali”. Kata Ahmad Karim.

Lanjut Ahmad Karim mengatakan bahwa kami banyak mengalami kekurangan di BPBD, baik dari sisi  peralatan dan maupun SDM,  khusus untuk SDM kami tidak memiliki anggaran pelatihan, sedangkan dari sisi peralatan, kami tidak memilik alat vertikal rescue, seperti alat savety, tali, karbiner, sepatu but,  helm, dan alat pemetaan (nafigasi). Padahal ini adalah hal yang paling fital untuk dipersiapkan.

“Sehingga hasil kegiatan ini secepatnya kami akan laporkan kepada pimpinan, agar apa yg menjadi kebutuhan kami di BPBD bisa ditindak lanjuti, karna ini menyangkut tindakan kemanusian,” harap Ahmad Karim.

Dari pelaksanaan kegiatan simulasi, nampak terlihat beberapa tanda yang dipasang oleh tim Rescue,  diantaranya jalur evakuasi, tempat pengungsian, tempat tim medis, mobil simulasi bencana, dan dapur umum.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPBD kabupaten Sinjai, para pegawai BPBD, aparat kepolisian, relawan  tim rescue, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD,  tim medis dari RSUD Sinjai,  Satuan Polisi Pamong Praja,  Kepala Desa Sanjai.(***BCHT)