Perkara Pembebasan Lahan PLTU Tomilito Naik ke Penyidikan, Diduga Libatkan ASN Gorut

oleh -
PLTU Tomilito Gorut
Foto : PLTU Tanjung Karang kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorut,(foto Istimewa).

GORUT, Suaralidik.com – Proses hukum dugaan pungutan liar (Pungli) pada pembebasan lahan PLTU Tanjung Karang, kecamatan Tomilito, diduga dilakukan oleh beberapa oknum kepala desa dan ASN Gorontalo Utara (Gorut) yang saat ini berproses di Kejaksaan Negri (Kejari) Gorut kini telah naik ke tingkat penyidikan.

“Kaitan hukum tentang indikasi Pungli pada pembebasan lahan PLTU Tanjung Karang yang sebelumnya masih ditingkat pemeriksaan, sekarang sudah naik ke tingkat penyidikan,” terang Kasi Intelkam Kejari Gorut, Tegar Mawang Dita S.,H., kepada media ini, Selasa 28/01/2020.

“Penyidik sudah memanggil 15 orang, di antaranya kepala desa dan ASN untuk diperiksa. Jika ASN yang saat ini diperiksa terbukti, kami akan proses sesuai mekanisme yang ada. Kami akan memproses siapa saja yang terlibat dalam perkara ini,” tegas Tegar.

Ditempat terpisah, salah satu ahli waris pemilik lahan Suwitno Lasimpala warga kecamatan Gentuma mendengar hal tersebut, mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh pihak Kejari Gorut.

“Saya selaku ahli waris sangat apresiasi dan berterimakasih dengan usaha dari kejaksaan. Jika sudah terbukti penegakan hukum harus ditegakkan dan diproses sesuai aturan yang berlaku, karena mereka telah meresahkan kami selaku ahli waris,” tutur Suwitno.

“Karena ulah para terduga, hingga saat ini pembayaran lahan kami belum terselesaikan. Kami berharap pihak Kejaksaan segera mengungkap dalang dibalik permainan jual beli tanah tersebut, agar kami juga sesegera mendapatkan kejelasan. Dan kami ahli waris akan pressure terus persoalan ini,” lanjut Suwitno.(TR/04).

HUT Kabupaten Pinrang Ke-60