Perlombaan Waria Dan Santap Malam Di Rujab HUT Bantaeng ke-762 Menjadi Viral Di Medsos

oleh
Lomba Waria dan Santap malam di Rujab bersama Waria HUT bantaeng - 762

Lidik Bantaeng – Dalam rangka memperingati HUT Bantaeng yang ke-762 banyak kegiatan yang bersipat hiburan dihadirkan didepan masyarakat bantaeng seperti lomba festival musik akustik,lomba waria dan lainnya.

Lomba Waria dan Santap malam di Rujab bersama Waria HUT bantaeng – 762

Satu hal yang menjadi viral dimedsos facebook adalah adanya kegiatan lomba waria dalam acara itu dan sangat disayangkan jika pemda Bantaeng mendukung acara seperti itu.Berikut adalah beberapa kutipan dari netizen yang kurang sefaham dengan kegiatan Waria di HUT bantaeng yang ke-762.

Yudha :jangan sampai LGBT legal di bantaeng seperti di belanda, prancis dan beberapa negara lain…kita ini menganut budaya timur bukan budaya barat bunggg..pemda bantaeng hrs lebih selektif dalam menerima kegiatan di muka umum. kegiatan festival waria (bencong) sangat tidak mendidik moral..

Fb : yudha

Abrarul Mabrur : Kepada yth. Bapak Bupati Nurdin Abdullah
Pertama tama saya bukanlah warga Kabupaten Bantaeng, saya juga tidak berteman di FB bapak, tapi kiranya yg bertemu atau berteman di FB dengan beliau bisa menyampaikan. Saya juga mohon maaf bagi yang saya tag berteman dengan beliau ini semata mata agar peringatan ini sampai kepada beliau, semoga anda bisa mendapatkan pahala karena menjadi media dalam menyampaikan kebenaran.

Baru saja saya melihat postingan acara perlombaan waria dan acara makan malam bersama di Rujab kalau tidak salah dalam Rangka HUT bantaeng. Semoga berita ini tidak benar

Bapak adalah salah satu tokoh yang saya kagumi. Dalam konteks ini saya merasa perlu untuk menyampaikan sebuah kebenaran yang bersumber dari Al Qur’an. Dimana kewajiban saya sebagai seorang muslim adalah sesuai dalam surah Wal Asr yaitu :

Masa/Waktu (Al-`Aşr):1 – Demi masa.
Masa/Waktu (Al-`Aşr):2 – Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
Masa/Waktu (Al-`Aşr):3 – kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Yang terhormat Bpk Nurdin Abdullah
Selaku kepala daerah, tentunya memiliki cita cita memajukan daerah yang di pimpinnya dari segala aspek, Insya Allah kabupaten bantaeng dapat menjadi Kabupaten yang terdepan apalagi bapak dari informasi banyak beredar bahwa bapak akan menjadi calon gubernur. Untuk dapat membawa suatu daerah menjadi kota terdepan Allah telah memberikan petunjuk kepada kita dalam Al Quran :

Tempat yang tertinggi (Al-‘A`rāf):96 – Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Yang terhormat Bapak bupati tentu saya mengakui kemajuan yang telah dicapai kabupaten bantaeng, namun ada hal hal kecil yang tanpa disadari atau khilaf yang dilakukan sebagai seorang pemimpin sebagai Khalifah (wakil Allah) disuatu daerah yang dapat mengundang MURKA ALLAH.

Dari acara yang diadakan terlihat memberikan ruang bagi LGBT untuk dapat mengaktualisasikan diri, sementara Allah sangat melaknat perbuatan ini, Allah telah menjelaskan di dalam Al Quran yang Agung :

Semut (An-Naml):54 – Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah itu sedang kamu memperlihatkan(nya)?”

Semut (An-Naml):55 – “Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatanmu)”.

Adapun azab yang diterima berupa bencana :

Semut (An-Naml):57 – Maka Kami selamatkan dia beserta keluarganya, kecuali isterinya. Kami telah mentakdirkan dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).

Semut (An-Naml):58 – Dan Kami turunkan hujan atas mereka (hujan batu), maka amat buruklah hujan yang ditimpakan atas orang-orang yang diberi peringatan itu.

Apabila ditelisik dari segi pendidikan dan psikologis anak kegiatan seperti ini mempertontonkan kelainan mental di masyarakat apalagi kalau mendapat izin atau atas inisiasi Pemda maka akan memberikan informasi bahwa generasi penerus yang menyaksikan atau mengetahui bahwa ada kegiatan seperti ini maka memberikan pembenaran bahwa perilaku menyimpang seperti ini adalah benar dan mendapat dukungan dari pemerintah.

Telah diketahui berbagai dampak negatif dari perilaku LGBT sangat merusak sendi sendi masyarakat, seharusnya pihak pemerintah tdk memberikan ruang aktualisasi bagi kaum sodom ini sehingga dapat menekan perkembangan perilaku menyimpang di masyarakat.

Hormat kami,

Penulis : Lau