Pertina Bantaeng, KONI Kabupaten Bantaeng Jangan Dicampur Dengan Politik

oleh

Lidik Bantaeng – Kisruh yang terjadi antara oknum anggota DPRD Bantaeng dengan Koni (komite olah raga indonesia) kab. bantaeng di bawah kepengurusan A. Arung yang terpilih secara demokrasi di Musyawarah olah raga kabupaten (musokab) bantaeng, makin panjang.

Yudha Jaya Sekretaris Pertina Kabupaten Bantaeng

Beberapa anggota DPRD Kab bantaeng menolak atau komplein terhadap Andi. Arung yang telah terpilih menjadi ketua koni bantaeng dan telah di lantik.

Atas dasar tersebut sekretaris Pertina Kab. Bantaeng Yudha Jaya cukup prihatin atas konflik yang semakin berkepanjangan hingga hari ini

Menurutnya Saharusnya KONI tidak di campur baurkan dengan Politik, Kalau memang tidak sepakat dengan terpilihnya A. Arung sebagai ketua koni kab. Bantaeng sebaiknya pihak yang merasa kalah mengajukan gugatan ke pengadilan Badan arbitrase olah raga indonesia (Baori) di jakarta, Bukan membawa masuk ke ranah politik.

Olah raga di indonesia memiliki pengadilan tersendiri dalam penyelesaian sengketa bukan masuk ranah politik” Tutur Yudha Jaya yang juga Aktivis Kab Bantaeng

Tambahnya, Apalagi di tahun 2017 ini akan di laksanakan praporda di semua cabang Olahraga, kasihan para atlet bantaeng yang secara psikolgis terganggu dengan adanya campur tangan Oknum Anggota DPRD Bantaeng terhadap kepengurusan KONI Bantaeng.

Beberapa oknum anggota DPRD bantaeng mempermasalahkan anggaran dana Hibah 2 milyar yang akan di terima KONI kab. Bantaeng T.A 2017 ini yang sudah di sepakati pada Rapat pembahasan APBD dan sudah tercatat dalam DIPA T.A 2017. “Tegas Yudha Jaya


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama