Piala Adipura Yang Ketujuh Kalinya Resmi Diterima Bupati Bantaeng Di Jakarta

oleh
Tampak Foto Bupati Bantaeng Saat Diberi Piala Adipura Di Jakarta

Suaralidik.com, Bantaeng – Kabupaten Bantaeng yang merupakan daerah dengan wilayah terkecil di Provinsi Sulawesi Selatan kembali menerima Piala Adipura yang ketujuh kalinya yang diterima langsung oleh Bupati Bantaeng Prof. DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr di Jakarta.

Penerimaan yang berlangsung di Jakarta (02/08) itu diterima langsung Bupati Bantaeng (Prof. DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr) didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (H. Abdullah Taibe), Kepala Bappeda (Syamsu Alam), Kepala Inspektorat (Afris), para Camat, Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan, Kasi Sarana dan Prasarana Kebersihan dan Kasi Administrasi Laboratorium (Andriadi).

Kota Kecil menjadi kategori penilaian terhadap daerah ini bersama dengan Kabupaten Wajo, Kabupaten Sidrap, Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Maros.

Sementara Kota Makassar juga meraih Piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan.

Kabupaten Bantaeng menjadi satu-satunya daerah di bagian Selatan Provinsi Sulawesi Selatan meraih predikat tersebut. Tentunya bukan hal mustahil jika Bantaeng seperti itu.

Pasalnya kebersihan dan keindahan daerahnya adalah karya nyata, khususnya di wilayah perkotaan. Bahkan terus menggenjot kebersihan dan keindahan hingga pelosok desa.

Demikian halnya perbaikan dan pembangunan jalan hotmix hingga pedalaman. Trotoar ditata agar pejalan kaki memiliki ruang bebas yang cukup.

Penataan ini diikuti dengan penyiapan fasilitas tempat sampah di sepanjang jalan untuk memudahkan siapapun membuang sampah.

Meskipun Bantaeng belum sempurna seperti yang dibayangkan. Namun perubahan terjadi begitu signifikan dibanding sebelum masa kepemimpinan Bupati Bantaeng Periode 2008-2018 lalu.

Warga yang mampu membiasakan diri hidup bersih maka perilaku ini membuat tamu yang berkunjung ke Bantaeng jadi malu membuang sampah bukan pada tempatnya. Ini merupakan prestasi hebat.

Tampak Foto Bupati Bantaeng Saat Diberi Piala Adipura Di Jakarta Oleh Ibu Megawati Soekarno Putri

Piala Adipura pertama kali diraih tahun 2010. Hingga saat ini Bantaeng terkenal dengan kebersihannya. “Kami menjadikan Bantaeng bersih sejak tahun 2008 pada dasarnya tidak berorientasi untuk meraih Adipura.

Yang kita lakukan adalah bagaimana warga bisa terbiasa hidup bersih setiap hari. Jadi ketika ada penilaian Adipura, kita tidak perlu khawatir.” tutur Nurdin Abdullah dalam berbagai kesempatan.

Pernyataan tersebut bukan muluk-muluk. Sejalan dengan misi daerah ini dalam rangka menjadikannya sebagai Kota Jasa.

Pengunjung bisa berlama-lama dan mungkin akan kembali berkunjung pada kesempatan lain jika kota bersih dan indah dengan keramahan warganya.

Sebaliknya jika kota tampak kotor dimana-mana, untuk mampir saja enggan apalagi sengaja berkunjung.(bcht)