Anto Lidik : Pilkada Serentak Part 2

oleh

Baru saja, 09 desember 2015 kemarin, beberapa daerah telah di terselenggara Pilkada serentak di seluruh Indonesia, belum sekejab hilang wacana soal calon dan strategi tim pemenangan kampanye, kini kita sambut lagi dengan wacana baru namun objek yang sama, yaitu Pilkada Serentak Part 2,


dan bakal calon kepala daerah kini mulai hangat di bicarakan.

Misalnya Pemilu kepala Daerah Kabupaten Bantaeng yang masih terhitung 2 tahun lagi, yakni tahun 2018 mendatang, namun peta politik yang berhembus kepermukaan dan nama-nama bakal calon yang mempersiapkan diri bertarung di Pemilihan Bupati (pilbup) Banteng kini bermunculan.
Diketahui ada 6 tokoh yang akan maju dan 3 diantaranya sudah berkampanye di sosmed (Sosial Media).
Salahsatunya adalah pengusaha sekaligus politikus muda yang akan siap bertarung pada Pemilihan Bupati Bantaeng kedepan, Jabal Nur, S,Pt.

Jabal Nur,S,Pt, adalah lulusan Peternakan Universitas Hasanuddin ini sudah jauh-jauh hari menyatakan sangat siap maju pada bursa pencalonan bupati kedepan, memimpin Kabupaten Bantaeng, dan sudah melakukan sosialisi baik secara langsung face to face dengan warga/masyarakat maupun melalui sosial Media (sosmed).
Saat di comfirmasi Jabal Menjelaskan Keinginannya memimpin bantaeng adalah melanjutkan kinerja yang nampak terlihat luar biasa dari Bapak H.Nurdin Abdullah untuk menjadi lebih baik lagi.

“sejauh ini kita sudah action dengan berkomunikasi dengan tokoh lain yang siap maju membangun Bantaeng yang lebih baik, tidak hanya tokoh masyarakat, sayapun sudah berkomunikasi ke semua partai menyampaikan niat baik saya dan saat ini tim sudah bergerak mengumpulkan KTP se-Bantaeng” cetus Jabal, saat di komfirmasi via BBM dan via Telpon (22/2/16)

“tetap kita akan menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh diluar Bantaeng dan itu penting, karena kita sudah berada di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), komunikasi jangan sampai hanya di bantaeng”lanjutnya.

mengenai program kerja yang nantinya akan dijadikan program unggulan, pria asli Bonto Rannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng ini mengatakan ingin menjadikan bantaeng menjadi daerah berbasis peternakan dan pertanian (kedaulatan pangan).

“menjadikan Kabupaten Bantaeng yang berbasis peternakan dan industri peternakan serta pertanian, sebab masyarakat akan sejahtera dengan beternak dan bertani” tuturnuya,
“pada jaman Rasul (Nabi Muhammad SAW, Red) masyarakatnya sejahtera lantaran beternak dan bertani”lanjutnya.

Tidak hanya Kabupaten Bantaeng yang akan melaksanakan pemilihan Bupati pada tahun 2018 mendatang, Kabupaten Sinjai juga termasuk Daerah yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah.