Pilkada Sidrap Memanas, Massa DOAMU Kepung Panwaslu Desak Kadisdukcapil Diproses

oleh
Pilkada Sidrap 2018 memanas
Ratusan Massa pendukung paslon nomor 2 DOAMU mengepung sekretariat Panwaslu, di Jalan Jendral Sudirman. Selasa (10/04/2018)

SIDRAP,suaralidik.com – Ratusan Massa pendukung paslon nomor 2 DOAMU mengepung sekretariat Panwaslu, di Jalan Jendral Sudirman. Selasa (10/04/2018).

Ratusan massa tersebut mendesak pihak Panwaslu untuk segera memproses Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Syahruddin Laupe.

Itu didasari temuan warga yang mendapati dirinya berpakaian dinas lengkap dengan mobil membagikan sembako beratribut Paslon 1, FATMA.

Menurut Juru Bicara DOAMU, Syamsul Bahri, apa yang dilakukan Syahruddin Laupe merupakan pelanggaran berat. Selain melanggar UU tentang netralitas ASN, cara yang dilakukan juga Terstruktur, Sistematis, dan Massif (TSM).

“Kita harap Panwaslu profesional menjalan tugas karena ini sudah termasuk pelanggaran berat dan kami punya semua bukti lengkap dengan saksi,” Singkat Syamsul Bahri saat melakukan pelaporan di Panwaslu.

Hingga berita ini diturunkan, Massa DOAMU masih berkumpul di Sekretariat Panwaslu menunggu hasil pemeriksaan. Mereka mengancam tak akan beranjak jika Panwaslu tak merilis hasil pemeriksaan.

Seperti diketahui, Kadisdukcapil tertangkap tangan warga di Desa Betao Riawa, Kecamatan Pitu Riawa Selasa pagi (10/04/2018). Saat didapati warga ia bersama rekannya yang diduga tim FATMA sedang bagi-bagi sembako bantuan Dinsos. Namun saat mobilnya digeledah, warga menemukan spanduk Paslon FATMA.

Sementara saat ini Kadisdukcapil tengah berada di Mapolres Sidrap guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(***BCHT)