Pilkada Takalar: IPI Sarankan Syamsari & Makmur Sadda Bersatu Lawan Petahana

oleh

MAKASSAR,SUARALIDIK.com- Petahana sangat percaya diri di Pilkada Takalar karena dukungan partai terus mengalir mengusungnya, sedangkan rivalnya Syamsari Kitta yang diusung PKS belum juga mendapat tambahan kursi untuk melengkapi syarat usungan.

Selain Syamsari, mantan Wakil Bupati Andi Makmur Sadda juga masih berjuang mendapatkan dukungan partai politik untuk maju melawan petahana Burhanuddin Baharuddin (Bur) – Natsir Ibrahim (Nojeng).

Direktur Eksekutif PT Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir menilai sebaiknya Makmur Sadda dan Syamsari Kitta menyatukan kekuatan melawan petahana agar dilirik partai politik.

Menurut Putra Takalar tersebut, untuk melawan petahana Makmur Sadda dan Syamsari harus bersatu jika ingin dilirik parpol, jika ingin mengimbangi petahana, sebab parpol ragu mengusung salah satunya karena lemah jika tak bersatu dan pasti mudah dikalahkan petahana. “Untuk itu tidak ada pilihan mereka sebaiknya menyatu,” kata Suwadi seperti rilis yang diterima Redaksi SuaraLidik.com, Selasa (30/8).

Direktur IPI,Suwadi Idris Amir
Direktur IPI,Suwadi Idris Amir

Diungkapkan Suwadi, parpol tersisa PPP, PKPI, NasDem masih mungkin melirik mereka jika mereka bersatu. “Sebab parpol tidak ingin mengusung pasangan yang lemah,” ucap Suwadi.

Alternatif terakhir bagi Syamsari adalah mengajak ibu Tenry Olle YL bersama maju melawan petahana Hanya tiga figur tersebut Syamsari, Makmur Sadda, dan TYL lawan sepadan petahan jika ketiganya bersatu.

Jangan biarkan petahana maju tanpa lawan sebab kurang bagus efek politik nya kedepan di kabupaten Takalar, petahana tidak terkontrol sebab tak ada lawan dan ini bisa membuat pemerintahan kedepan berjalan arogansi kekuasaan dan rawan penyalagunaan kekuasaan jika tanpa oposisi yang kuat,” urai Suwadi.

Untuk itu Makmur Sadda dan Syamsari sebaiknya bersatu membangun kekuatan politik melawan petahana. “Kalau pun menang Alhamdulillah dan jika kalah mereka sebaiknya menjadi oposisi kuat mengontrol pemerintahan kedepan di kabupaten Takalar,” tutur Suwadi.

Redaksi : Andi Awal-SuaraLidik