PKL Mendaftarkan Diri Jadi Bakal Caleg di DPD II Nasdem Bulukumba

oleh
PKL Jadi Bakal Caleg
Foto : Pedagang Kaki Lima (PKL) Wahyudi. S, (kiri) bersama Ketua DPD II Partai Nasdem Bulukumba H. Kamaluddin Jaya usai pendaftara bakal caleg di Sekretariat DPD II Nasdem.

Bulukumba, Suara Lidik – Wahyudi. S yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima (PKL) resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif partai Nasdem untuk wilayah daerah pemilihan Ujung Bulu, Ujung Loe dan Bontobahari. Hal ini disampaikan langsung oleh Wahyudi pada wartawan suara lidik di warung jualannya yang terletak di halaman Masjid Ismalic Center Dato Tiro Bulukumba, Sabtu (15/04/2017).

PKL Jadi Bakal Caleg
Foto : Pedagang Kaki Lima (PKL) Wahyudi. S, (kiri) bersama Ketua DPD II Partai Nasdem Bulukumba H. Kamaluddin Jaya

Dudi sapaan akrab Wahyudi. S kepada suara lidik mengatakan bahwa dirinya resmi mendaftar sebagai bakal calon anggota legislatif dan diterima langsung oleh ketua DPD II Nasdem Bulukumba H. Kamaluddin Jaya pada Rabu (12/04/2017) kemarin.

“Insya Allah saya akan maju di tahun 2019 nanti, dan saya bertekad akan memperjuangkan nasib para pedagang kaki lima (PKL)” Tutur Wahyudi dengan nada penuh semangat.

Selain berprofesi sebagai pedagang kaki lima (PKL) Wahyudi juga tergabung dalam garda pemuda nasdem, dari sinilah niat dan tekad Wahyudi ingin mengabdikan dirinya kepada rakyat melalui kendaraan partai Nasdem, yang menurutnya bahwa partai Nasdem adalah salah satunya partai yang tepat untuk membangun restorasi kemaslahatan rakyat.

Ketua DPD II Partai Nasdem Bulukumba, H. Kamaluddin Jaya saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, bahwa dirinya telah menerima berkas pendaftaran Wahyudi sebagai bakal calon legislatif.

“Iya, benar kami telah menerima secara resmi pendaftaran Wahyudi sebagai bakal calon legislatif dan akan bertarung di 2019 mendatang”

H. Kamaluddin Jaya juga menambahkan bahwa secara kelembagaan partai, pendaftaran dan penerimaan pendaftaran Wahyudi sudah sesuai dengan cita-cita dan amanah partai sepanjang memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Saya rasa pendaftaran Wahyudi tidak salah dan secara kelembagaan partai kami senantiasa menjunjung tinggi amanah yang dituangkan dalam undang-undang pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999, dinyatakan bahwa setiap warga negara berhak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum berdasarkan persamaan hak melalui pemungutan suara yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan” Urai Kamaluddin Jaya kepada wartawan suara lidik.