Polda Sul-Sel Hati-Hati Isu SARA di Somsed, Ada Apa Yahh…??

oleh
Kabid

Lidik Makassar – Tekait dengan adanya penyebaran isu SARA yang dilakukan oleh Dg. Liwa (52) warga Jl. Rappocini Raya, yang menyebarkan isu suku ras dan agama (SARA) yang diringkus anggota Unit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Sulsel setelah tercium keberadaannya oleh Polisi di Kantor Kelurahan Rappocini, Selasa 7 Februari 2017 Beberapa hari lalu.

Foto Dicky Sondani Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol – Adhe

Pelaku yang merupakan seorang karyawan swasta ini, ditangkap pada Selasa 7 Februari 2017 lalu pegawai di kantor Kelurahan Rappocini Makassar.

Dirinya ditangkap setelah tiga hari membuat postingan di komentar menghina mantan Raja Bone yang ke-15 Yakni Arung Palakka.

Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta agar warga Indonesia, khususnya masyarakat Sulsel berhati-hati dalam menggunakan Sosial Media (Sosmed).

Hal Tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani yang menghimbau masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) agar berhati-hati dalam membuat postingan maupun memberikan komentar di media sosial yang sifatnya SARA, Karena jika diangggap merugikan Individu/kelompok , maka langsung dilakukan penangkapan.

“Hati-hati dalam sosial media. Seharusnya, kata-kata di media sosial harus dijaga, untuk menghindari permusuhan sesama umat beragama dan warga negara,” tegasnya, Sabtu (11/02/2017).

Lanjutnya, Ia pun juga menghimbau agar masyarakat Sulsel khususnya di daerah Lab. Bone untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang di sosial media, terutama mengenai Raja Bone ke-15 Arung Palakka.

“Saya minta warga Bone tidak usah panik atau melakukan pengancaman dan tindakan-tindakan yang merugikan, karena sekarang pelaku sudah di tahan sejak 3 hari yang lalu dan diproses sesuai hukum berlaku,” tutupnya.
Editor : Adhe Shira