Polda Sulsel Bongkar Prostitusi Online Via WhatsApp dan Line, Tiga Mucikari Ditangkap

oleh
Polda Sulsel konferensi pers bisnis esek-esek online via WhatsApp dan Line

MAKASSAR, Suaralidik.com – Ditreskrimum Polda Sulsel berhasil mengungkap tiga pelaku prostitusi online dengan cara menyamar menjadi pelanggan lalu berkomunikasi dengan pelaku melalui media sosial whatsapp dengan kesepakatan sekali berhubungan badan seharga Rp. 1.500.000

Polda Sulsel konferensi pers bisnis esek-esek online via WhatsApp dan Line

Awalnya Ditreskrimum Polda Sulsel meringkus pelaku berinisial BM alias UJ (24) warga Jalan Tamalate, Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Tamalate Kota Makassar di Hotel Myko Jalan Boulevard Kota Makassar. Minggu (23/07/2017)

Selain pelaku, petugas juga mengamankan dua orang pekerja seks komersial (PSK) berinisil WJ (29) dan IR (25) serta menyita barang bukti berupa uang tunai pecahan seratus ribu rupiah yang berjumlah Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah) satu unit handphone merk Iphone 6 Plus dan satu unit handphone merk Samsung warna biru hijau.

Saat diperiksa BM alias UJ (24) mengaku menyiapkan wanita untuk dijual kepada pelanggan yang ada di hotel tersebut dengan tujuan untuk melakukan hubungan badan.

Pelaku juga mengaku mengenal para pelanggan yang memesan wanita PSK dari hubungan pertemanan, pelaku memasang tarif sebesar Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) untuk sekali berhubungan badan dengan wanita PSK yang ditawarkan.

Dari hasil tersebut pelaku mendapat keuntungan sebesar Rp. 500.000. Pelaku mengaku baru kali ini menyediakan layanan prostitusi melalui Whatsapp.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku sebelumnya, petugas kemudian melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan terhadap pelaku lain pada hari Senin kemarin (24/07) sekira pukul 02.00 wita di Hotel Swissbell Inn Jalan Adhyaksa Baru Kota Makassar.

Dari lokasi petugas menangkap KH (25) warga BTN Minasa Indah Jalan Manggarupi Kel. Batang Kalukul, Kec. Sungguminasal, Kabupaten Gowa dan IA (24) warga Jalan Palantikang, Kelurahan Batang Paccinongan, Kecamatan Sombaopu, Kab. Gowa.

Dengan cara yang sama petugas kembali melakukan penyamaran menjadi pria hidung belang dimana BM alias UJ memesan wanita PSK kepada pelaku KH dengan berkomunikasi melalui media sosial Line dengan kesepakatan sekali berhubungan badan seharga Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah).

Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku ketika membawa 3 perempuan PSK disalah satu kamar di Hotel Swissbell Inn Jalan Adhyaksa Baru Kota Makassar, dalam penangkapan tersebut turut serta diamankan ketiga wanita PSK berinisial RL (22), PS (27) dan FY (23).

Petugas turut menyita barang bukti berupa uang tunai pecahan seratus ribu rupiah berjumlah Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah), Iphone 6 Plus, Iphone 7 Plus warna putih, kondom merk Fiesta warna pink dan kondom merk Durex warna biru.

Para pelaku prostitusi online dijerat dengan pasal 2 ayat (1), ayat (2) dan pasal 12 UURI No. 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdangangan Orang dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun penjara atau denda sebanyak-banyaknya sebesar Rp. 16.000.000 (enam belas juta rupiah). [ADS]