Polda Sumsel Dalami Pembunuhan Satu Keluarga, Kapolda : Kami Telah Memeriksa Tujuh Saksi

oleh

Palembang-suaralidik.com – Dugaan kasus pembunuhan dan bunuh diri satu keluarga di Palembang, masih didalami oleh pihak kepolisian.

“Sudah tujuh saksi diperiksa tim Reskrim polda sumsel. Dua di antaranya adalah pembantu rumah tangga di rumah itu, Dewi dan Sarah. Kata Irjen Zulkarnain, kamis (25/10/18)

“Sejumlah keterangan masih didalami, termasuk dari pihak keluarga dan dua orang yang urus burung dan sopirnya. Dugaan memang ke sana (bunuh diri), tapi tetap harus menunggu hasil dari laforatorium forensik,” sambungnya.

Sedangkan soal senpi revolver yang ditemukan, polisi memastikan senjata itu pabrikan dari Taiwan. Senpi yang ditemukan di tubuh Fransiscus juga dipastikan tidak berizin alias ilegal.

“Ilegal, sudah dicek semua dan itu tidak terdaftar, kan jelas terlihat ukiran Made in Taiwan. Dugaan sementara Frans ini membunuh keluarganya baru dia bunuh diri,” kata Zulkarnain.

kompleks Villa Kebun Sirih, Palembang, mendadak heboh setelah satu keluarga yang tewas dengan luka tembak pada hari rabu kemarin(24/10/18).(***ady)