Polemik Kasus Bos Narkotika Picu Puluhan Mahasiswa Lakukan Unjuk Rasa

oleh

suaralidik.com, Makassar–Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Anti Narkotika melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Kejati Sulselbar, Jl. Urip Sumohardjo, Makassar sekitar pukul dua, rabu (20/12) siang tadi.

Aliansi anti narkoba ini merupakan gabungan dari beberapa lembaga, diantaranya Genetika Kota Makassar, Gempur, HAM Sulsel dan PPM Sulsel. Aksi unjuk rasa yang berlangsung di bawah deras hujan tersebut dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

Unjuk rasa dipicu oleh polemik penanganan kasus obat daftar G atas nama Alex. Ia diketahui tertangkap beberapa bulan lalu oleh Polsek Gowa dan sempat beberapa kali terbebas dari jeratan hukum.

Maka dari itu, keempat lembaga tersebut akhirnya geram melihat perkembangan penanganan kasus Alex yang akhirnya hanya divonis 6 bulan oleh pengadilan. Padahal, ada ribuan obat-obatan terlarang yang ditemukan bersamanya saat penangkapan. Tersangka juga diketahui termasuk salah satu pengedar obat-obatan daftar G terbesar di Sulawesi Selatan.

Ardi Mochtar, Jenderal Lapangan saat aksi berlangsung, menyampaikan harapannya terhadap Institusi penegak hukum, dalam hal ini Kejati Sulselbar beserta dengan jajarannya, agar tidak tebang pilih dalam penegakan supremasi hukum seperti dalam penanganan kasus Alex, Bos pengedar obat daftar G.

“Jangan biarkan perusak generasi bangsa untuk bebas berkeliaran di tanah Sulawesi Selatan.” tegas Ardi Mochtar.

Di lain pihak, Wahyu Sang Koordinator Mimbar, dalam orasinya mengatakan pengadilan negeri harus transparan dalam penanganan kasus hukum Alex.

“Seharusnya, penegak hukum hari ini harus melakukan upaya-upaya yang dapat memberatkan oknum pengedar obat jenis daftar G sehingga peredaran obat terlarang tersebut tidak terjadi lagi.” Tutup Wahyu. (Iswahyudin)