Polisi Pamong Praja Banyuasin Operasi Tempat Pijat Plus

oleh -
Foto : Pol PP Banyuasin mengoperasi tempat-tempat pijat plus

BANYUASIN, Suaralidik.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP) Kabupaten Banyuasin, Indra Hadi Bersikap tegas terhadap tempat-tempat prostitusi, warung remang-remang dan panti pijat plus yang dijadikan tempat mangkalnya para pekerja seks komersial (PSK) yang ada di wilayah hukum Banyuasin.

Hal ini dipicu setelah diamankan seorang laki-laki hidung belang berinisial RS bersama teman wanita penghiburnya tanpa ikatan pernikahan yang sah berada didalam kamar disalah satu panti pijat tiga saudara yang terletak di dusun 1, desa bukit, kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin berapa hari yang lalu.

Indra hadi menegaskan”, akan segera mengeluarkan surat rekomendasi untuk menutup setiap warung remang remang yang diduga dijadikan tempat protitusi.

Semua itu ia lakukan, guna mengantisipasi ada nya penyebaran virus HIV di kabupaten Banyuasin, serta mendukung program religius Bupati Banyuasin, jelasnya Hadi.

Setelah melakukan razia minuman tuak, selanjut nya sasaran razia diwarung remang-remang dan penginapan yang disinyalir dijadikan tempat mesum (maksiat), jika terbukti seperti yang terjadi pada panti pijat waktu lalu, maka tidak segan segan saya akan tutup ijin usahanya, saya tidak main main kalau dengan masalah penyakit masyarakat (pekat)di Banyuasin ini,
“Ujarnya Indra hadi dengan tegas kepada awak media, minggu (19/05/2019).

Ia juga menyampaikan, bahwa dalam persoalan pengulangan HIV ini, diri nya tidak main main selain akan berkerja sama dengan pihak keamanan seperti Polisi dan Kodim, dirinya juga akan melayangkan surat kerja sama dengan dinas kesehatan untuk turun serta melakukan tes baik narkoba maupun tes HIV.

Dalam kegiatan razianya kali ini, akan melibatkan dinas kesehatan, polisi dan kodim. Pada saat dilakukan tes dalam razia terbukti (positif) mengidap penyakit HIV dan menggunakan narkoba maka akan di tindak tegas.

Selagi saya dipercaya untuk memimpin satuan Pol-PP, sebagai putra daerah maka saya akan berusaha sekuat tenaga akan membasmi penyakit masyarakat (pekat) ini dari kabupaten Banyuasin”, tegasnya.(***adi)