Polres Bulukumba Adakan Rakor Terkait Tarekat Khalwatiah

oleh
Rakor Polres Bulukumba terkait Tarekat Khalwatiah Syech Yusuf Gowa, Kamis (15/9)-ANDI AWAL/SUARALIDIK

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com– Aliran Tarekat Khalwatiah Syekh Yusuf yang berasal dari Kabupaten Gowa dan kini sedang berkembang di Kabupaten Bulukumba dan terpusat di Desa Tamatto Kecamatan Ujung Loe , menjadi bahan dalam Rapat Koordinasi ( rakor ) yang diadakan Polres Bulukumba bersama dengan Kantor Kementerian Agama Bulukumba dan Kesbangpol Bulukumba, Kamis (15/9/2016) bertepat di Aula Mapolres Bulukumba.

Turut hadir dalam kegiatan rakor terkait ajaran Tarekat Al Khalwatiah tersebut, Kabag Ops Polres Bulukumba, Kompol Syarifuddin, Kepala Kesbangpol Bulukumba, Andi Mappaita, Kepala TU Kemenag Bulukumba, H.Muh.Yunus, Danramil Ujung Loe, Kapten Hanafi, Camat Ujng Loe, Muh. Jufri Saleh, Perwakilan MUI Bulukumba,Abdul Hakim serta Kepala Desa Tamatto, Arsul Sani dan Pimpinan Tarekat Khalwatiah Syech Yusuf Gowa, Rusman bersama beberapa tokoh masyarakat di Kecamatan Ujung Loe.

MUI Kabupaten Bulukumba menyampaikan pernyataan-pernyataan bahwa MUI telah melakukan 3 kali pertemuan dalam mengkaji buku dari Aliran Taj Al Khalwatiah tersebut dan salah satu keputusan penting dalam pertemuan antara MUI di Islamic Center Dato Tiro Bulukumba bahwa MUI tidak meberikan fatwa oleh karena akan dikhawatirkan terjadi timpang tindih atas rekomendasi MUI Provinsi.

MUI Bulukumba akan mengkaji secara serius dari sumber dan kemudian mengkonsultasikannya kepada MUI Provinsi untuk mengeluarkan Fatwa terkait aliran Al Khalwatiah dan butuh waktu yang cukup lama untuk mengeluarkan suatu Fatwa ” ujar Abdul Hakim dari MUI Bulukumba.

Rakor Polres Bulukumba terkait Tarekat Khalwatiah yang ada di Desa Tamatto Kecamatan Ujung Loe, Kamis (15/9/2016)- ANDI AWAL/SUARALIDIK
Rakor Polres Bulukumba terkait Tarekat Khalwatiah yang ada di Desa Tamatto Kecamatan Ujung Loe, Kamis (15/9/2016)- ANDI AWAL/SUARALIDIK

Abdul Hakim juga menyampaikan bahwa hingga hari ini, MUI masih mengkaji tentang dokumen dan data-data yang diberikan oleh masyarakat serta berdasarkan kesepakatan, Jamaah Khalwatiah di larang untuk melakukakn kegiatan atau aktivitas di wilayah Kabupaten Bulukumba.

Sementara itu, Mappaita, Kepala Kesbangpol Bulukumba memberikan penyampaian bahwasanya Kesbangpol selalu mengacu pada Peraturan Pemerintah No.17 Tahun 2013 yaitu segala organisasi atau perkumpulan apapun harus ada rekomendasi yang dikeluarkan melalui Kesbangpol

Ketika ada perkumpulan-perkumpulan mari kita bantu untuk menjelaskan apa maksud dari perkumpulan tersebut, dan di sampaikan kembali yang akan di didirak tersebut apakah sementara berproses atau mungkin sudah ada undang-undangnya serta peraturan dari Mendagri ” ucap Mappaita.

Dari hasil rakor di Mapolres Bulukumba, diharapkan kepada Pimpinan dan Jamaah tarekat Khalwatiah Syech Yusuf Gowa yang ada di Bulukumba untuk menghentikan aktivitasnya di Desa Tamatto Kecamatan Ujung Loe hingga adanya fatwa dari MUI kabupten Bulukumba tentang sesat atau tidaknya aliran Tarekat Khalwatiah tersebut.

REPORTER ; muhardi/andi awal

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama