PPA Polres Bulukumba Amankan Pelaku Penganiayaan Di Bawah Umur

oleh
Pelaku penganiayaan anak dibawah umur dengan cara membenturkan kepala korban dan menginjak-injak korban di Dusun Panasa Desa Karama,Andi Adi Alias Anjas H.Tayye di amankan PPA Polres Bulukumba,Sabtu (15/10/2016)- SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,BULUKUMBA– Satreskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba menangkap Andi Adi Alias Anjas Bin H.Tayye (35) warga Dusun Panasa Desa Karama Kecamatan Rilau Ale Bulukumba, Sabtu (15/10/2016) sekitar pukul 00.55 Wita sebagai tersangka pelaku penganiayaan terhadap anak dibawah umur.

Adi Alias Anjas diduga telah menganiaya HJ (17 th), kerabatnya sendiri pada tanggal 9 Oktober lalu di Dusun Panasa Desa Karama.

Informasi yang di himpun dari Kanit PPA Polres Bulukumba,Bripka Asriaty bahwa Pelaku melakukan penganiayaan kepada HJ dengan cara membenturkan kepala korban kelantai lalu menginjak-injak korban sehingga menyebabkan korban HJ mengalami beberapa luka lebam di tubuhnya.

Pelaku penganiayaan anak dibawah umur dengan cara membenturkan kepala korban dan menginjak-injak korban di Dusun Panasa Desa Karama,Andi Adi Alias Anjas H.Tayye di amankan PPA Polres Bulukumba,Sabtu (15/10/2016)- SUARALIDIK.com
Pelaku penganiayaan anak dibawah umur dengan cara membenturkan kepala korban dan menginjak-injak korban di Dusun Panasa Desa Karama,Andi Adi Alias Anjas H.Tayye di amankan PPA Polres Bulukumba,Sabtu (15/10/2016)- SUARALIDIK.com

” Pelaku Adi Alias Anjas ini awalnya masuk kedalam Rumah korban yang masih terbilang keluarganya dan meminta HP milik korban HJ,namun korban menolak memberikan ponselnya sehingga membuat pelaku Adi menjadi emosi dan langsung membenturkan kepala korban kelantai serta menginjak-injak korban ” ungkap Bripka Asriaty.

Kapolres Bulukumba, AKBP Kurniawan Affandi, mengatakan, Polres Bulukumba akan terus melakukan pemeriksaan secara intensif, serta memeriksakan kondisi kejiwaan tersangka atas dugaan tindakan yang terlalu sadis kepada korban. Tersangka bakal dijerat dengan UU no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun, serta denda maksimal sebesar Rp 100 juta.

redaksi-suaralidik.com