Prajurit Buana

oleh
Puisi Oleh Karisma Damayanti

Ribuan harap rebah sepanjang  waktu
Dari kepala-kepala penuh ambisi
Hanya sedikit yang tegak berdiri
Merekalah prajurit buana tanpa  meragu




Sementara mega masih menghiasi semesta
Menggelayut pada langit sendu
Menjadi peneduh bagi mahaparana  merindu
Kuasa Tuhan pada insan beriman yang setia


Lantas,  masihkah para pendosa berlagak dewa
Sedang doa selalu  terkunci  dari  bibir
Jika harap sirna,  kan mencaci siapa? 

Dan mereka  yang  seelok  mawar  berduri
Senantiasa  rekah  dengan  berkah
Sebab abdi syukur pada Illahi

-De Kiyara