Program KOTAKU di Sinjai Baru Tuntaskan 20 Hektar

oleh
program kotaku sinjai
Askot KOTAKU, Sudirman

Sinjai,suaralidik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai bersama pemerintah pusat serius menuntaskan program kota tanpa kumum (KOTAKU). Targetnya, di Kabupaten Sinjai kawasan kumuh yang masih ada diharapkan bisa tuntas tertangani pada 2019 mendatang.

program kotaku sinjai
Askot KOTAKU, Sudirman

Asisten Koordinator (Askot) KOTAKU, Sudirman saat peresmian pemanfaatan program KOTAKU, Jumat (26/1) mengatakan bahwa hingga akhir tahun 2017 telah terselesaikan kurang lebih 20 hektar kawasan kumuh dari total 67,9 hektar yang ditargetkan selesai pada tahun 2019 mendatang.

“Sejak tahun 2015 hingga saat ini kita baru tuntaskan 20 hektar kawasan kumuh, itu artinya masih ada sekitar 47 hektar lebih yang harus selesai pada tahun 2019,” ungkapnya.

Olehnya itu selama dua tahun terakhir ini kawasan kumuh yang belum dituntaskan akan menjadi tanggung jawab bersama mulai dari Bupati selaku nakhoda program ini dan masyarakat khususnya lembaga Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang menjadi mitra program agar dapat bersinergi dengan baik.

“Sisanya ini kita harus tuntaskan pada tahun 2019 karena sudah menjadi komitmen Pemerintah Daerah dan Pusat. Insya Allah dengan dukungan dan kerja keras seluruh pihak, semoga kita bisa tuntaskan,” ungkapnya.

Program KOTAKU di Sinjai ini tersebar di 4 kelurahan di Kecamatan Sinjai Utara yakni Kelurahan Biringere, Bongki, Balangnipa dan Lappa.

Secara umum bertujuan untuk meningkatkan akses warga terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan dan gerakan ini dalam rangka mewujudkan permukiman yang layak huni, produktif dan berkelanjutan***(MCS/BCHT/AaNd)