Program Pamsimas Desa Bontonyeleng Diresmikan, Rifai: Semoga Pamsimas dapat Meningkatkan APBDesa

oleh -51 views
Foto: Suasana peresmian Pamsimas Desa Bontonyeleng

BULUKUMBA, Suaralidik.Com – Sarana air Bersih dan sanitasi melalui Program Pamsimas III tahun 2018 diresmikan, sekaligus penyerahan program Pamsimas ke Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAMS).

Peresmian ini dilaksanakan di aula Kantor Desa Bontonyeleng kecamatan Gantaran kabupaten Bulukumba, Rabu (6/2/2019) yang dihadiri oleh ketua Pakem Sekertaris Bappeda Moh.Rifai, PPK Satker Pamsimas A. Ahyar.

Turut hadir Alwi dari Perwakilan PMD, Kepala desa Bontonyeleng Baharuddin dan fasilitator kabupaten serta Tokoh masyarakat Bontonyeleng.

Kepala Desa Baharuddin yang membuka acara mengatakan alhamdulliah harapan warga Bontonyeleng memiliki air bersih dan sanitasi hari ini bisa terkabulkan melalui Program Pansimas.

“Semoga dengan adanya pansimas air bersih ini Bisa membantu masyarakat, agar tidak ada lagi riak-riak soal kekurangan air bersih,”ucap Baharuddin.

Kades juga berjanji, jika nantinya air bersih belum memenuhi rumah warga, tahun 2019 akan menganggarkan kembali di anggaran desa untuk pengeboran.

“Pada Musrembang desa kemarin kami sudah usulkan untuk penambahan anggaran penggalian sumur bor,”ungkapnya.

Sementara itu ketua Pakem Satker, Moh Rifai pada kesempatannya mengatakan agar pansimas Bontonyeleng tidak jalan di tempat atau tidak berfungsi.

Sebab, lanjut mantan Lurah Benjala itu, di antara hampir 100 Pamsimas yang telah dibangun di Bulukumba ada 8 Desa yang Pamsimasnya tidak jalan.

Lebih lanjut Kandidat Kepala Bappeda itu menambahkan bahwa Masyarakat dan kepala desa harus juga mengembangkan Pamsimas ini, menjadi pendapatan desa yakni mengelola dan membangun usaha air minum kemasan atau usaha gelon agar dapat meningkatkan APBD desa.

Selain itu, Satker Pamsimas Kabupaten Bukukumba, yang diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), A. Ahyar mengharapkan agar sarana air minum dan sanitasi yang sudah dibangun bisa dimanfaatkan dan dipelihara masyarakat secara berkelanjutan.

Setelah acara peresmian dilanjutkan dengan pengguntingan pita di depan rumah warga yang telah usai dipasangi instalasi air.

Adapun panjang pipa yang telah tertanam sepanjang 4 km dari batas ke batas dan pembangunan Pamsimas sudah masuk 100. %.(***iswanto)