Proses Pengrusakan Bendera PPP Berlanjut, Sofyan Sebut HP Sebagai Dalang

oleh -

Sofyan Ishak saat dimintai keterangan oleh Bawaslu Kabgor,(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Persoalan pengrusakan atribut atau APK partai PPP yang terjadi di Desa Tabumela kecantan Tilango kabupaten Gorontalo berlanjut hingga keproses hukum.

SMKN 1

Senin 15/04/2019, Bawaslu Kabgor mengundang Sofyan Ishak untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Dalam BAP-nya, Sopyan Ishak menyebut salah satu oknum Caleg dengan inisial HP dapil wilayah Tilango Cs sebagai dalang pengrusakan.

“Tadi saya sudah diperiksa, dan saya sangat terbuka. Saya sebut semua apa yang saya ketahui dipemeriksaan,” tegas Sofyan Ishak.

Sofyan menegaskan, pihaknya mendapatkan informasi nama tersebut, setelah dirinya ditelpon oleh salah seorang yang mau meminta maaf atas insiden itu sekaligus mengaku disuruh oleh HP.

“Saya tahunya setelah Ada yang menelpon dan meminta maaf atas insiden itu. Dan pengakuannya ia hanya disuruh untuk menghubungi saya,”tukas Xanana sebutan lain Sofyan Ishak.

Sementara ditempat yang sama Ketua Bawaslu Wahyudin Akili mengatakan, sudah mengambil keterangan dari pelapor maupun saksi dalam hal ini Sofyan Ishak.

“Kita sudah melalukan pemeriksaan, dan rencananya HP juga akan kita undang untuk dimintai klarifikaai,” papar Wahyudin.

Seperti diketahui, kasus ini bermula saat kampanye PPP didesa Tabumela kecamatan Tilango pada tanggal 31/03/2019. Bendera PPP diduga dirusak dan ditumpuk ditanah usai kegiatan kampanye oleh beberapa orang. Hal ini pun cukup memancing amarah para kader PPP dan dilaporkan kepihak Bawaslu,(***Rollink).