banner 728x250

Proyek Jalan Senilai Rp 2,3 M di Jalan Atoga Timur Disorot Warga

  • Bagikan
Proyek Jalan Atoga Timur
Foto : Nampak alat berat di ruas jalan Atoga Timur yang Dikerjakan CV Surya Abadi

BOLTIM, Suaralidik.Com — Hasil pekerjaan dari CV.Surya Abadi mengecewakan pengguna jalan dan Masyarakat Atoga
Timur, Kecamatan Motongkat.

Pekerjaan jalan berbanderol Rp 2,3 m tahun anggaran 2019 terkesan asal jadi, dan akhirnya menuai sorotan warga.

banner 728x250

Hal ini, dikatakan Kadi Ngato, Sangadi (Kepala Desa, Red), Desa Atoga Timur. Dia dan aparatnya benar-benar dibuat kesal dengan hasil proyek peningkatan jalan desa yang dilaksanakan oleh CV Surya Abadi.

Bagaimana tidak, hasil pengaspalan Hotmix yang telah menghabiskan anggaran Rp 2,3 miliar lebih dari APBD Boltim tahun 2019 lalu, kenyataannya sangat tidak memuaskan dan dinilai asal jadi.

“kwalitas pengaspalanya sangat mengecewakan warga dan pengguna jalan,”ketus Kadi.

Lebih lanjut Sangadi Kadi menjelaskan, bahwa anggaran Rp 2,3 Miliar lebih, perusahaan hanya melakukan peningkatan pengaspalan jalan kurang lebih 1 kilometer.

“Kami juga pertanyakan 200 meter pengaspalan jalan untuk desa Atoga Timur, tiba-tiba dipindahkan ke dese tetangga,” ucap Sangadi Atoga Timur, Kano Ngato ketika ditemui awak media ini.

Kano sendiri mengaku, bahwasanya warga sangat kecewa pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Surya Abadi, dimana kualitas aspal Hotmix patut dipertanyakan.

“Kami nilai, ada penyimpangan pekerjaan, sehingga kualitasnya tak sesuai harapan, apalagi ketebalan aspal lebih tipis dan tidak merata.

Bahkan, lanjutnya, dijalan masuk diduga hanya melakukan aspal lapen bukan Hotmix.

Drainase yang ada dilokasi pekerjaan pengaspalan pun tak berfungsi, karena tertimbun bahan material sisa hasil pekerjaan jalan itu dan tidak dilakukan pembersihan.

Kano bersama aparat desa, mendesak agar pihak pelaksana dalam hal ini kontraktor CV Sinar Abadi, harus bertanggung-jawab dan meminta mengaspalan kembali jalan wisata Desa Atoga Timur.

“Jika tidak, maka proyek tersebut bakal dibawa ke proses hukum,” tegasnya.

Pantauan dilapangan, terpampang papan proyek yaitu Program Peningkatan Jalan, dengan nilai kontrak Rp 2,3 miliar lebih.

Kemudian waktu pelaksanaan 180 hari terhitung sejak tanggal 1 Juli 2019 lalu.

Sayangnya, Kepala Dinas Kepala Dinas PUPR Pemkab Boltim, Sahrul Abdul Muis ST, belum dapat memberi tanggapan. ketika dikonfirmasi melalui ponselnya dalam keadaan tidak aktif.(***Agus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *