Fahmi Muslih kembali Hadir dengan Sajaknya yang Indah ‘Lelucon Serius Tentang Waktu’

oleh

A. Fahmi Muslih. Nama sebenarnya adalah Aniq Fahmi, sedangkan nama Muslih diambil dari nama ayahnya. Ia lahir di Pati Jawa Tengah pada 11 Juni 1991. Saat ini tinggal di Krapyak Yogyakarta. Penikmat sastra yang sekarang ini sedang giat menulis puisi.

Lelucon Serius Tentang Waktu

Waktu adalah uang
gawai pembayaran transaksi jual beli
perias bibir, warna roman, cairan tetes mata
tapi tidaklah mudah ditemukan di pasar-pasar
menawar haru, tak seasyik menyentak kertas
pada lubang perkakas mesin digital.

Waktu adalah peluang
mata dadu yang telah memenuhi sasaran
benang merah para pemimpi saat terjaga
tak pernah ada tayangan ulang
pada drama unggulan yang terlewatkan
ambillah fragmen emas dalam taruhan.

Waktu adalah pedang
pegangan anak-anak saat berperang
dosisnya tak semudah membalikkan tangan
tempo hari, tak sedikit senjata makan tuan
selalu ada dua pilihan dalam permainan
sedangkan yang terbaik adalah yang pertama.

Waktu adalah kunci
senjata pamungkas menemukan jalan
satu-satunya pintu memasuki kemenangan
juru kunci adalah penemu buah gemilang
jangan hanya menjadi penunggu gerbang
masuklah, lalu curi tropy penghargaan.

Waktu adalah ajal
cerita lanjutan selepas perjalanan
sepanjang hari penikmat kopi sibuk terdiam
tak sadarkan diri, menghitung mati
selagi genangan hujan belum surut oleh angin
siapkan sajian lain, menunggu antrian datang.

2017