Fatimah Nur A, Penyair Muda Indonesia Menulis Puisi ‘Sepotong Wajahmu’

oleh

Sepotong Wajahmu

Ingin ku potong-potong semburat senja itu
Untuk kusimpan
Dan ku kirimkan padamu
Selepas kita bertemu

Jangan tanya untuk apa?
Biar besok, kalau senja tak lagi muncul
Kau boleh menikmatinya

Jangan khawatir jika langit perlahan menghitam
Penuh awan yang ingin segera jatuh
Ingatlah sepotong langit biru yang
Sempat ku masukkan dalam sakumu

Ambilah potongan itu
Nikmatilah bersama senyumku yang
Terselip didalamnya

Jangan tanya!
Sekarang aku ingin apa?

Aku hanya ingin memotong wajahmu
Yang basah
Untukku seduh sebagian wajahmu
Dengan segelas kopi

Jangan tanya!
Yang sebagian kemana;
Karena akan kusimpan dalam sakuku
Biar aku tak repot kalau rindu.

Pwt, 08.03.17