Gadis Jalanan

oleh

Gadis Jalanan

Kidungnya memecah jalan
Menari dengan ribuan camar
Berlari mengejar roda-roda penuh kehidupan
Ia, gadis kecil berambut ikal

Rona merah pipih tertutup debu jalalan
Bibir mungil kering sebab tak mencecap air santan
Lantas suaranya melengking pada nada-nada tak bertuan
Ia, gadis kecil bertubuh kurus kurang belaian

                 galeri-nasional.or.id

Senyum polos memecah amarah
Tatap nanar penuh luka
Sebab ia tak tau siapa ayah ibunya
Ia, gadis kecil di dalam bis kota

Nada sumbang ia ucapkan
Lirik salah ia betulkan
Tapi cinta kasih tak pernah ia dapatkan
Sebab langit dan bumi tempat merebah seluruh badan

Tak ada kasih
Tak juga sayang
Yang ia dapatkan hanya cacian
Lantas, kemana mereka yang beruang?

Kavya Atmaranti, dilahirkan di kota Lamongan. Puan salah satu pendiri Kota Aksara ( Komunitas Tulis Baca Aksara) bertempat di Malang. Karya berupa puisi menjadi kontributor dalam beberapa antalogi bersama. Bisa sambung kata di email : meymey500@gmail.com
fb : Kavya Atmaranti IG @kavya_atmaranti


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama