Buat Apa, Karya Merry Moe

oleh

Buat apa lisan terucap

Bila hanya bilur luka yang tersisa
Hapus kekata lantunkan kidung senyap
Merayap disetiap sudut jiwa

Buat apa bermuram durja
Bila mentari tetap berpendar
Ringankan beban, basuhlah luka
Hadapi hidup dengan penuh cita

Dan bukankah Allahmu telah menjamin
Segala hidup dan matimu kan terjalin

Haruskah engkau berpaling?
Genggam dunia yang tak bertepi

Blitar,03032017

      Merry Moe, nama pena dari Titiek Setyani yang tak akan pernah lelah belajar menulis dan berkarya, karena dalam karyalah kita mampu berbagi dengan sesama.