Sajak Rifqi Hanif, Mahasiswa IAIN Porwokerto Jawa Tengah

oleh

Rifqi Hanif, pria kelahiran cilacap, 17 Desember ini merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Ia merupakan mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah IAIN PURWOKERTO. Bertempat tinggal di ponpes al-hidayah karang suci purwokerto, ia mendalami ilmu agama. Menurutnya ilmu dunia tanpa ilmu agama ibarat kita berjalan di jalan yang gelap tanpa penerangan.

Doa Ibu
Munajat malam
Menghamburkan rintihan seorang ibu
Terlena kemaksiatan anak
Membelenggu duka nestapa
Bersarang dalam selaput hati
Tak kuasa berdebar
Menggemakan suara pilu
Hajat doa ibu
Ingin sekali anak meluruskan jalan
Diatas jalur tanpa api yang menghadang
Bukan jalur sarang orang membelenggu leher mereka
Berantai besi panas
Dari alam penuh gemuruh api membara
“Wahai pemilik hati yang tak pernah menetap
Jagalah denyut langkah darah dalam
Melorongi nadi-nadi yang menghantar
Setiap denyutan menghirup asap celaka
Kan api yang membuat pijakan dalam
Selaput sanubari yang suci”
Banyumas, 27 Februari 2017

Serbuk Putik dalam Malam
Tebaran bunga persik di gemilang malam
Di malam penuh penuduh cahaya ilahi
Tertunduk rembulan yang menampakkan
Wajahnya bersinar rona
Seakan mengabarkan tentang
Malam ini kan bunga malam bertaburan
Menghinggapi orang yang menjaga pandangannya
Menatap gelap dalam mimpi
Bunga harapan setiap orang
Mampu mengabulkan setiap kata yang dipinta
Anginpun berhati-hati menjaga
Menghantar pada pilihan tangan kuasa
Banyumas, 27 Februari 2017

Lantuan Elok Malam
Lantunan kata terurai
Tersampaikan pada pendengar malam
Merambat, menelusuri selusuk tubuh
Hingga tak dapat bergeming lagi
Menyatu dalam derma
Menghimpun kasih tuk menyatu
Menyasaki jelmaan-jelmaan nafs
Memjajaki setiap air deras
Yang mengalir tanpa henti
Sampia masanya kan tiba
Banyumas, 27 Februari 2017

Dunia Gelap
Gelap menerpa semesta
Menghuni seluruh pelosok ruang hampa
Tanpa memberi seberkas cahaya
Celah, tuk menghujat merek
Dalam jalan terang
Bergema dalam larung waktu
Berjanji abadi kan selalu menemani
Tanpa hiruk pikuk menekuni
Sunyi hari tanpa cahaya
Banyumas, 27 Februari 2017