Perempuan Jawa Karya A. Fahmi Muslih

oleh

*Perempuan Jawa*

 

A. Fahmi Muslih *

 

Sebutir mutiara paling pendiam

suaranya selalu tiba berbisik

pada kedalaman jantung telinga.

 

Setapak demi setapak

cara mereka menghabiskan jalan

menyemai jejak kaki

seperti siput menekuni langkah.

 

Saat mereka hendak tertawa

simpul bibirnya hanya terdiam

melukiskan kebahagian

dengan senyuman sederhana.

 

Begitulah, sosok mereka

keanggunan para perempuan jawa

melukiskan wajah dan merias tabiat

di mata perempuan era lama.

 

Yogyakarta, 21 April 2017