Puluhan Pedagang Blokade Pintu Masuk Pelabuhan Pamatata Kepulauan Selayar

oleh

Selayar, Suara Lidik – Terkait adanya larangan bagi pedagang keliling untuk berjualan di atas kapal KM. lestari Maju, sejumlah pedagang lakukan aksi demo  dan memblokade pintu masuk menuju pelabuhan Pamatata Kepulauan Selayar, Sabtu (04/03/2017).

Akibat aksi demo yang dilakukan puluhan pedangang keliling di pelabuhan Pamatata Kepulauan Selayar, maka sejumlah penumpang dan kendaraan tidak dapat masuk kedalam pelabuhan.

Aksi demo sejumlah pedagang keliling yang ada di pelabuhan Pamatata Kabupaten Kepulauan Selayar dipicu oleh adanya larangan yang dikeluarkan pihak KM. lestari Maju untuk tidak memperkenangkan para pedagang melakukan akitivitas jual beli di atas kapal.

Pemilik KM. lestari Maju Hendra mengaku melarang pihak penjual naik berjualan diarea kapal karena keberadaan pendagang menganggu penumpang yang ada di atas kapal.

“Kami memang melarang para pedagang berjualan di atas kapal karena terkadang ada penumpang kena senggol oleh keranjang para pedagang sehingga membuat kenyaman penumpang akan terganggu, ditambah lagi terkadang pedagang semaunya saja menaruh barang dagangannya di tempat duduk penumpang, ini kan mengganggu” Ucap Hendra.

Dandim 1415/Kepulauan Selayar Letkol Arm. Yuwono S.Sos, MM yang secara kebetulan ingin melakukan penyeberangan  menuju Kabupaten Jeneponto, melihat aksi demonstrasi para pedangang. Melihat ada aksi demoa, Letkol Arm. Yuwono pun menghampiri pada pengunjuk rasa untuk mencari tau apa sebenarnya yang terjadi.

Setelah mengetahui penyebabnya, Letkol Arm. Yuwono langsung menemui  Kapten Kapal KM. lestari Maju dan membahas  penyebab Pedagang keliling tersebut sehingga melakukan aksi demo.

Setelah bertemu dengan kapten kapal KM. lestari Maju, Dandim 1415 Kepulauan Selayar, menemui para pedagang dan menyatakan bahwa  sebenarnya pihak  kapal KM. lestari Maju tidak melarang berjualan di atas kapall, namun karena adanya keluhan ketidaknyamanan para penumpang, maka kapten kapal KM. lestari Maju mengambil langkah tegas untuk melarang jualan di atas kapal.

Dandim juga meminta agar keputusan pemilik kapal untuk sementara diterima dan palang besi agar dibuka kembali supaya kendaraan  dan penumpang lainnya dapat melanjutkan perjalanan.
selanjutnya Dandim 1415/Kepulauan Selayar berjanji  setelah kembali dari tempat tujuan,  akan mempertemukan langsung  perwakilan para penjual dan pihak kapal KM. Lestari Maju agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan tanpa ada yang dirugikan baik para pedagang maupun pihak kapal.