Puluhan Pekerja dan Supplier Proyek Irigasi Balaningring Turun Kejalan, Ini Tuntutannya

oleh
Pekerja dan pemasok material proyek irigasi balangninring
Puluhan pekerja dan pemasok material proyek irigasi balangninring kec tompobulu turun ke jalan, Rabu (5/9)

Bantaeng,  suaralidik.com – Aktivis AMYA bersama Para Pekerja dan Pemasok Material Proyek Irigasi Balaningring Kecamatan Tompobulu mendatangi Kantor PUPR Kabupaten Bantaeng (05/09/18).

Para Pekerja dan Pemasok Material yang twrgabung dalam “Aspirasi Pekerja dan Pemasok Material (ASPAL) menuntut Pihak Pemerintah dan PT.Cipta Bakti Persada untuk segera menyelesaikan pembayaran Upah Kerja dan Pembayaran Bahan Material yang berjumlah ratusan Juta rupiah.

Kordinator Aksi Rusdi Dalam orasinya menyatakan “Bahwa Sejak Tahun 2017 Dimana Pekerja Proyek kasih banyak yang belum dibayarkan yaitu sebanyak Rp. 280.774.000,- hal ini saya meminta agar Kepala Dinas PUPR segera menyelesaikan masalah ini selaku Instansi yang membawahi masalah pekerjaan Proyek irigasi ini” Ucapnya

Setelah selesai Orasi di Depan Kantor PUPR, Ratusan Massa yang tergabung dalam “Aspirasi Pekerja Dan Pemasok Material” (ASPAL) Kembali menuju Kantor DPRD Bantaeng kemudian melanjutkan Orasinya dan selanjutnya diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng, H. Rahman Tompo.

Dalam pelaksanaan Audens, Kadis PUPR Bantaeng A.Syafaruddin Magad,ST berjanji akan menyelesaikan permasalahan ini, Menurutnya ” Terkait masalah ini saya akan menyelesaikan dalam waktu dekat, dan saya selaku Kadis PUPR Tidak akan mencairkan Dana Proyek Tersebut sebelum Pihak PT.Cipta Bakti Persada  menyelesaikan pembayaran Upah Kerja dan Material yang dituntut masyarakat”. Ungkapnya.(***BCHT)