PWI Kotamobagu Kecam Pengusiran Wartawan El Madani

  • Bagikan
Sutimin
Foto : Wartawan El Madani diusir saat melaksanakan tugasnya

Bolmong, Suaralidik.Com – Pengusiran oleh salah satu wartawan yang di lakukan oleh salah satu pengusaha tambang Illegal, akhirnya mendapat tanggapan oleh ketua PWI Kotamobagu, Gun Londo.

Ditegaskannya, menghalang-halangi  Wartawan Bertugas Dalam Bentuk Intimidasi, Termasuk Persekusi Tidak Dibenarkan Dalam ketentuan Pidana Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 pasal 18.

“Itu bisa dipidana dengan ancaman kurungan penjara selama 2 Tahun atau denda paling banyak 500 juta rupiah,”kata Gun menyesalkan.

Kejadian tak mengenakkan yang dialami Sutimin terjadi pada hari Sabtu (7/3/2020) pukul 15.30 Wita. Saat itu Sutimin bermaksud melakukan konfirmasi terkait dengan usaha Ilegal PETI di lokasi Desa Bakan.

Termasuk juga keberadaan tromol pengolahan emas  berlokasi di perkebunan Desa Bungko/jalan Bubak milik dari Iwan Maleke.

Iwan Maleke
Foto : Pengusaha Iwan Maleke dikecam karena mengusir wartawan saat melakukan tugasnya

Sayang beribu sayang. Bukannya mendapat keterangan. Sutimin malah mendapat perlakuan kasar dengan cara mengusir di sertai ucapan tak sopan dilontarkan kepada Awak Media (Sutimin Tubuon-red).

Saat mendengarkan penjelasan mengenai perlakuan seperti itu, Gunadi langsung mengatakan, mengecam keras atas perlakuan seperti itu, saya (Gunady Mondo-red) sebagai Ketua PWI Kotamobagu, mengecam segala bentuk tindakan oknum yang dengan sengaja menghalang- halangi Wartawan saat menjalankan Tugas Jurnalistiknya.

wartawan saat menjalankan Tugasnya dilindungi oleh Undang Undang, yaitu UU-Pers Nomor 40 Tahun 1999. Gunady berharap agar nara sumber bersikap baik dan menunjukkan sikap koperatif. (***Agus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *