Raja Salman Tempati Kamar Bertarif Rp 110,5 Juta Di Bali

oleh -69 views

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud hari ini (4/3) akan tiba di Bali. Dipastikan Sang Raja akan menginap di Hotel The St Regis Bali Resort, Nusa Dua.

Raja Salman akan menempati kamar hotel berupa villa yang termahal. Yaitu USD 8.500.

Jika nilai kurs 1 USD sebesar Rp 13 ribu, untuk kamar tidur saja Raja Salman menghabiskan Rp 110,5 juta per hari.

BALI EXPRESS (Jawa Pos Group) memang tidak leluasa mendapatkan informasi terkait nilai harga kamar di St Regis.

Salah satu sumber di dalam Hotel St Regis hanya mau menyebutkan harga kamar termahal dan termurah di St Regis.

Yang termahal adalah USD 8.500 atau sekitar Rp 110 juta lebih. Sedangkan paling murah USD 1.300 atau sekitar Rp 17.550.000 atau Rp 17 juta lebih.

“Jadi semua kamar diblok, sudah dikosongkan beberapa hari kebelakang ini. Jadi hari ini (kemarin) sudah tidak ada tamunya. Raja Salman tidur di villa paling mahal, atau istilahnya residence termahal dengan tariff USD8.500 atau Rp 110 juta,” jelasnya.

Sedangkan yang lain, ada di bawah itu. Untuk keluarga raja mungkin harga Rp 90 jutaan. Tetapi semua vila atau kamar semua dipakai. Termasuk yang paling murah Rp 17 juta per hari.

Sehingga bisa dihitung, jika nanti rombongan Raja Salman datang Sabtu (4/3) sampai 12 Maret, itu sekitar 8 hari di Bali.

Karena banyak info yang menyebutkan bahwa, Raja Salman sampai 9 Maret, namun ada yang menyebut sampai 12 Maret.

“Kalau 8 hari, untuk sewa kamar hotel Raja Salman saja sudah Rp 880 juta, hampir semiliar rupiah. Kalau di Bali bisa beli rumah, he he he. Kalau 5 hari, berarti Rp 550 juta, cukup juga beli rumah,” ujarnya sambil terkekeh.

Terait dengan induk perusahaan St Regis, adalah Jaringan Hotel Starwood tergabung juga dengan JW Marriot yang basis perusahaannya ada di Amerika Serikat.

Sedangkan sebelumnya dari pihak St Regis, melalui Direktur Okupansi Made Dila hanya mengakui bahwa Raja Salman tidur di kamar hotel paling bagus di St Regis dan lantai enam.

Selain itu juga menyebutkan memang hotel sudah dikosongkan. Sedangkan secara detail lainnya dia tidak menyebutkan.

Terkait makanan khusus yang dipesan, juga tidak mau menyebutkan. Hanya berharap agar semua pihak untuk mengapresiasi hadirnya rombongan Raja Salman ke Bali.

“Mari kita menyambut dengan baik, ini menyangkut citra pariwisata Bali ke depan,” urainya. (Nsj/bcht/jpnn)