Makassar Recover

Pemkab bantaeng

Rapat Penyampaian LKPPD TA 2019 Desa Aska Sinjai Selatan; Banyak Yang Tidak Sesuai Harapan

  • Bagikan
LKPPD desa Aska - Kepala desa tidak hadir
Rapat penyampaian LKPPD Tahun Anggaran 2019 desa Aska Kecamatan Sinjai Selatan, Kamis (12/3/2020)

Sinjai, suaralidik.com – Kegiatan rapat penyampaian Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintah Desa (LKPPD) Tahun Anggaran 2019 desa Aska Kecamatan Sinjai selatan Kab.Sinjai digelar di Aula kantor desa, Kamis (12/3/2020)

Pantauan media, Rapat LKPPD dibuka langsung kepala desa Aska Arifuddin dan dihadiri dari Kecamatan Sinjai selatan,BPD,LPM,Ketua Asosiasi BPD Direktur Bumdes Aska, Toko Masyarakat serta para aparat desa

Pemkab bantaeng

Usai membuka rapat, Arifuddin langsung meninggalkan ruang pertemuan tanpa melakukan penyampaian kepada peserta rapat.

Atas tindakan Airufuddin, tampak peserta rapat saling berbisik kepada peserta lainnya.

“Ada apa ini, kenapa pak desa pulang, tidak mau mungkin terima kriktikan atau bagaimana,” bisik peserta rapat.

Baca Juga : Kades Desa Aska Tinggalkan Rapat LKPPD TA 2019, Ketua Asosiasi BPD Sinjai Angkat Bicara

Laporan Penyampaian LKPPD

Mengawali rapat, Sekertaris BPD, Hasmiati menyampaikan laporannya dengan membacakan pandangan-pandagan umum.

“Untuk mengawali pengawasan kami terhadap berbagai hal, kami akan mengurai dari tahapan-tahapan evaluasi laporan PKK tahun 2019 sebagai berikut, Bahwa BPD telah melakukan evaluasi kinerja terhadap pemberi manfaat anggaran tahun 2019, BPD telah melakukan evaluasi kinerja terhadap pemerintah Desa dalam hal ini, kios-kios, Sekertaris Desa, Staf keuangan, dan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (PPKB), setelah melakukan tahapan tersebut kami dari BPD, mendapatkan hasil dan kesimpulan bahwa APBDES yang telah di sepakati sebelumnya di tahun 2019 telah terlaksana, sehingga hal ini sangat valid untuk di sadari dan di hormati oleh lapisan masyarakat Desa Aska pada umumnya,” laporan dari Hasmiati.

Hasmiati menambahkan jika masih banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan di desa Aska.

“Bahwa masih banyak yang belum maksimal dan membutuhkan perbaikan berupa pemikiran dan sentuhan seorang pemimpin yang bijak sana, dan yang harus di perbaiki adalah administrasi, pengelolaan Dana Desa, pengelolaan Bumdes yang juga belum maksimal, pembangunan infrastrukur Desa yang juga tidak sesuai harapan kita semua, maka dari itu hal ini akan menjadi acuan serta bahan evaluasi dan pembelajaran agar kedepannya bisa lebih baik lagi.” Harapnya.

Masyarakat desa Aska yang hendak bertanya justru berujung pada kekecewaan. Kepala desa mereka meninggalkan ruangan rapat yang justru salah satu momen terpenting dalam penyelenggaraan pemerintah desa yang baik.

Salah satu peserta rapat, Imran dari Dusun jenna sangat kecewa dan juga menyayangkan ketidakhadiran kepala desa Aska itu.

“Seorang Kepala Desa seharusnya berada dalam ruangan ini dan mendegarkan aspirasi atau unek-unek yang disampaikan oleh masyarakatnya, Ia juga harus siap menerima saran dan kritik dan memberikan solusi, bukannya kabur meningalkan tempat tanpa kejelasan” kesal Imran.

Informasi yang dihimpun, masyarakat banyak menyediakan pertanyaan seputar pembangunan di desa itu, diantaranya pembangunan lapangan futsal dan lainya. (*Basri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *