Ratusan Kepsek Ikuti Orientasi Kepada Kamabigus Yang Dibuka Secara Resmi Bupati Bulukumba

oleh
Pramuka Bulukumba
Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka menggelar Orientasi kepada para kepala sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), baik tingkat SD, SMP maupun SMA sederajat.

Bulukumba, suaralidik.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka menggelar Orientasi kepada para kepala sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), baik tingkat SD, SMP maupun SMA sederajat.  Orientasi yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bulukumba selaku Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka dilaksanakan selama dua hari di Aula Kantor Bappeda Bulukumba, Rabu-Kamis (25-26 Juli 2018). Hari pertama diikuti oleh para kepala Sekolah Dasar (SD) sebanyak 307 orang, lalu hari kedua diikuti oleh para kepala Sekolah SMP dan SMA sederajat dengan jumlah 160 peserta ditambah dengan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku pimpinan Satuan Karya (Saka) Pramuka.

Ketua Panitia Akhmad Januaris melaporkan bahwa pelaksanaan orientasi Mabigus tersebut sebagai upaya peningkatan kompetensi para kepala sekolah di bidang kepramukaan, sehingga ke depan kepala sekolah meningkatkan peran sertanya mengaktifkan kegiatan kepramukaan di sekolah atau di gugus depan masing-masing.

Menurutnya kegiatan pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib yang penting diberikan kepada para siswa.

“Sesuai Permendikbud 62 tahun 2014, pramuka adalah ekstrakurikuler yang wajib dilaksanakan di sekolah, sehingga orientasi ini diharapkan mendorong kepala sekolah mengembangkan pramuka di sekolahnya,” ungkap Akhmad Januaris yang saat ini menjabat sebagai Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba.

Hal senada disampaikan Bupati AM Sukri Sappewali, ia meminta para kepala sekolah lebih kreatif mencari terobosan baru untuk memancing para siswa agar lebih tertarik ikut kegiatan pramuka. Gerakan Pramuka kata AM Sukri Sappewali adalah wadah untuk menempa generasi muda dalam mengasah keterampilan dan pengetahuan.

“Jadi kepsek itu bertanggungjawab penuh untuk kegiatan pramuka di sekolah, Insya Allah bulan depan kita akan melaksanakan kemah akbar di HUT Pramuka,” imbuh AM Sukri Sappewali yang mengaku sejak sekolah dan masuk tentara tetap aktif di pramuka.

Sementara itu, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto yang juga Ketua Kwarcab yang memberikan materi mengatakan Gerakan Pramuka sebagai penyelenggara pendidikan kepanduan merupakan bagian pendidikan nasional, yang bertujuan untuk membina kaum muda dalam mencapai potensi-potensi spiritual, sosial, intelektual dan fisiknya. Menurutnya bisa jadi ada anak yang pintar tapi tidak memiliki kecerdasan spritual, pintar tapi tidak memiliki kecerdasan sosial. Pendidikan itu sebut pria berkacamata ini bukan hanya angka-angka yang tertera di rapor.

“Nah pramuka-lah yang mengisi ruang kosong itu, dalam memadukan kecerdasan intelektual, spritual dan kepedulian sosial,” beber Tomy Satria Yulianto

Berhasil atau tidaknya gerakan pramuka di Bulukumba, tambah Tomy bergantung pada peran gugus depan dalam melatih para siswa di sekolah. Olehnya itu pihaknya selaku Kwarcab akan memonitoring perkembangan kegiatan kepramukaan di seluruh sekolah. Ia berharap para kepala sekolah melakukan konsultasi ke pengurus Kwarcab jika menemukan kendala dan hambatan di lapangan. (***Ulla/bcht)