Ratusan Masyarakat Menduduki Kantor DPRD dan Bupati Jeneponto Menolak Pembangunan PLTU Tarowang

oleh

SUARALIDIK.COM, Jeneponto – Gerakan Tolak PLTU sulsel 2 Di Tarowang Kabupaten Jeneponto kembali dilakukan Masyarakat Tarowang serta beberapa daerah disekitarnya melakukan aksi unjuk Rasa di Kantor DPRD dan Kantor Bupati Jeneponto meneriakkan penolakan rencana pembangunan PLTU sulsel-2 Di Tarowang. Selasa (04/07/2017).

Ratusan Masyarakat Menduduki Kantor DPRD dan Bupati Jeneponto Menolak Pembangunan PLTU Tarowang

Jendral lapangan aksi dipimpin oleh Anwar Ta’le yang juga putra daerah setempat mengatakan aksi Ini berawal dari Kekhawatiran masyarakat terkait dampak yang akan ditimbulkan, sehingga masyarakat terus menolak sejak tahun 2014 sampai pada hari ini.

Massa yang berjumlah ratusan orang tersebut mengendarai 10 mobil pick up dan Truck, berjalan mulai dari dusun bonto baru desa balangbaru, kecamatan tarowang, Kabupaten Jeneponto”Katanya

Bahkan massa ratusan orang itu berasal dari 6 desa dan dari beberapa wilayah pesisir lainnya yang juga ikut menolak rencana pembangunan PLTU

Mereka mendatangi kantor DPRD dan Kantor Bupati Jeneponto menuntut agar rencana pembangunan PLTU di Tarowang dibatalkan serta meminta agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan kehidupan petani dan nelayan” tambahnya

Sementara Idris Rewa selaku koordinator mimbar menambahkan bahwa aksi yang di lakukan masyarakat ini akan terus berlanjut sampai rencana pembangunan PLTU sulsel-2 di Tarowang di batalkan

Saya menurut Idris kehidupan ribuan masyarakat yang menggantungkan Hidupnya sebagai petani, nelayan dan rumput laut akan Terancam kehilangan mata Pencariannya

Lokasi rencana pembangunan PLTU yang Jaraknya Sangat dekat dengan Pemukiman Penduduk, belum lagi hutan mangrove yang di lindungi berada diradius yang sangat dekat dari rencana pembangunan PLTU Tersebut

Anwar melanjutkan untuk itu gerakan pada hari Ini yang bernama gerakan tolak PLTU sulsel-2 di tarowang akan terus berlanjut dan kami menegaskan jika ada gerakan yang mengatasnamakan gerakan kami tanpa melibatkan masyarakat kaka itu bukan gerakan jami, sebab gerakan Ini berasal dari rakyat, di lakukan oleh rakyat dan untuk rakyat.

Maka tetap satu kata tolak PLTU sel-sel 2 Di Tarowang, “Teriak Anwar.”[RLS|Red3]