Realisasi PBB-P2 Dibawah Target, Bupati BolMong ‘Warning’ Camat

oleh
Pemkab Bolaang Mongondow gelar rapat koordinasi realisasi PBB-P2

BOLMONG, Suaralulidik.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (BolMong), Sulawesi Utara menggelar rapat koordinasi dan Evaluasi PBB-P2 dan PAD minggu pertama di bulan November tahun 2017.

Rapat dilaksanakan berdasarkan undang undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah, serta peraturan daerah Kabupaten Bolaang Mongondow nomor 6 tahun 2011, tentang pajak bumi dan bangunan sektor perdesaan dan perkotaan, sudah beberapa tahun ini telah dilaksanakan & dikelola langsung oleh daerah, dihadiri wakil bupati, Jajaran Pemkab, Serta Camat serta Sangadi beserta para Lurah. Kamis (9/11/17).

Pemkab Bolaang Mongondow gelar rapat koordinasi realisasi PBB-P2

Dalam sambutannya bupati BolMong, Yasti S. Mokoagow menegaskan beberapa hal untuk dilaksanakan, pertama realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan disektor pedesaan perkotaan belum memenuhi target, posisi sampai dengan minggu pertama di bulan November 2017 baru mencapai 62,93% dan sampai dengan saat ini hanya kecamatan Dumoga Utara, kecamatan Bilalang dan kecamatan pasi timur yg telah mencapai 100%. Untuk itu bupati meminta camat, Sangadi dan lurah agar dapat menjelaskan hal tersebut, karena masih banyak kecamatan realisasi PBB-P2 nya masih dibawa rata rata, bahkan ada beberapa kecamatan realisasinya masih dibawah 50%.

“Saya minta kpd para camat, sangadi & lurah agar selalu proaktiv dlm meningkatkan jumlah subjek & objek pajak, melalui pendataan serta pendaftaran tanah & bangunan yg blum memeliki surat penetapan pajak tahunan, karena hal ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan PAD kita,” ujarnya.

Selain itu, untuk retribusi daerah yaitu PAD yang dikelola oleh perangkat daerah saat ini mulai menunjukkan hasil yg positif dari target yg telah ditetapkan, antara lain dinas perikanan telah mencapai 124,50% dinas pariwisata & kebudayaan telah mencapai 91,70% dinas perhubungan telah mencapai 84,14% badan keuangan daerah telah mencapai 74,88% serta dinas perdagangan dan ESDM telah mencapai 66,10%.

“Saya minta agar semua kepala perangkat daerah yg realisasi PAD nya dibawah rata rata dapat menjelaskan permasalahan terkait pencapaian PAD sampai dengan bulan ini, khususnya dinas kesehatan baru mencapai 59,21% rumah Sakit umum daerah baru mencapai 37,33% serta dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu baru mencapai 31,63%. Tutup Bupati. (Is.A/ Ar)