Rekrut P3K, Bupati Boltim Prioritaskan Kalangan Pensiunan Guru

oleh -

Foto : Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH,(foto istimewa).

BOLTIM, Suaralidik.com – Kabar gembira bagi kalangan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Guru. Kabarnya dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), untuk tahun 2019, Bupati Sehan Salim Landjar SH, akan memberikan kesempatan pengangkatan bagi guru yang pensiun dini, maupun yang masih mampu mengajar (Produktif).

Menurut Bupati, dalam Rekrutmen P3K nanti, ada banyak pensiunan guru di daerah ini, yang diangap mampu dan berhak kembali mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar (Guru).

“Bagi pensiunan guru yang masih produktif, mereka memiliki pengalaman dan segala potensi, juga mampu menjalankan proses belajar mengajar di sekolah. Selain itu, ini juga untuk membuka ruang bagi para guru yang sudah pensiun dini,” terang Bupati kemarin saat bersua dengan para awak media.

Menurutnya, upaya ini juga bertujuan untuk memenuhi kekurangan tenaga pengajar di Boltim.

“Kita memang kekurangan tenaga pengajar. Nah jumlah guru yang ada saat ini belum bisa memenuhi standar yang diharapkan, makanya kita masih butuh sekitar 400 guru untuk ditempatkan di sekolah – sekolah se Boltim. Saya berharap mereka yang sudah pensiun bisa mengabdi kembali,” pinta Bupati.

Lanjut Bupati, untuk tahun ini dalam rekrutmen P3K, kita akan prioritaskan bagi mereka para guru yang sudah pensiun dan masih mau mengabdi sebagai pengajar.

“Untuk kuota pemerimaannya masih menunggu Petunjuk teknis (Juknis), dari
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB), juga
BKN. Karena masih ada Rapat Koordinasi yang nantinya, akan diputuskan tentang rekrutmenya dan waktu pelaksanaanya,” ucap Eyang sapaan akrab Bupati.

Sedangkan untuk pemberian gaji kata Bupati, nanti akan disetarakan sesuai golongan terakhir setiap pensiunan guru.

“Untuk gajinya setara dengan golonganya masing masing, dan P3K ini sama seperti PNS, yang membedakan mereka hanya kontrak dan tidak memiliki tunjangan pensiunan,” ucap Bupati.(Bob).