Renunganku, Pamit Tuk Bahagiamu…

oleh
Ilustrasi

SUARALIDIK.com — Bukan malaikat, bukan dewa, bukan manusia super….
Aku manusia yang sadar akan batasanku, sepenuhnya kurasakan dan berusaha menikmati sakit ini…

Ilustrasi

Pelan tapi pasti, ini akan mengantarkan aku kepembaringanku yang kekal, terpejam kaku dlm bungkusan kapanku…
Kuharap tergurai senyum dalam pergiku, menghapuskan lara yang saat bersamamu…
Jangan lagi kau sakiti dan siksa dirimu, menghindariku karena aku masih diberi waktu sejengkal dariNya…

Ketika Alm.Broery bernyanyi “kan kucari jalan sunyi, untuk….”
Kulakukan untuk bahagiamu….
Sakit yang kurasa adalah nikmat bagiku, dan tak ingin lagi ada sakit…
Takkan lagi ada yang kubiarkan untuk merawatku, karena aku tak lagi sakit. Tak akan lagi ada yang harus capek karena tak ada sakit disini….

Yang ada hanya sapaan dan senyum manis dariku hingga nanti ajal ini menghampiriku…
Berilah aku ketenangan dalam menuju kalapangan alam kuburku, dengan mengharap welaskasimu sebuah pengampunanmu, dengan dua tanganku kumengadahkan padamu….
Tak akan pernah kusesali perjalanan hidupku, kusyukuri segala NikmatNya….
#tomyLove

Coretan hati Acha Doel ( ACHA/A2)