Resah Anaknya Sering Nanya Bonus Uplas, Ortu Curhat di Sosmed

oleh

Postingan salah satu orang tua murid, yang anaknya tak kunjung terima bonus Uplas,(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Merasa resah karena sering ditanyain oleh anaknya tentang bonus hadiah yang didapatkannya dua bulan lalu pada kegiatan Upacara Pembukaan Latihan Pramuka Siaga (Uplas), yang diikuti 19 Kecamatan se Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, salah satu orang tua murid pertanyakan lewat Sosial Media.

Orang tua yang  namanya tak ingin disebutkan menyampaikan, bonus sudah diserahkan langsung oleh Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabgor, Vory Nawai, namun hingga saat ini belum diterima oleh anaknya dan sering menanyakan tentang bonus itu.

“Emang bonusnya tak seberapa, hanya Rp 40.000 per siswa, tapi bonus ini dapat membuat anak-anak senang dan bangga atas prestasi yang dirainya. Saya sudah menghubungi pelatih para siswa, tapi katanya uang itu sudah diterimakan kepada Kepala Sekolah (kepsek) SDN 13, Namun hingga saat ini belum sampai ketangan saya maupun anak saya,”keluhnya saat dihubungi salah satu awak media minggu 04/11/2018.

Pelatih Pramuka Merry Lumi, saat dihubungi Suaralidik.com mengatakan, bonus itu awalnya diterima oleh ibu Camat Limboto, lalu diserahkan kepadanya, rencananya akan diserahkan langsung kepada anak didiknya, namun karena merasa status hanya seorang pelatih dan kebetulan Kepsek SDN 13 berinisiatif menyerahkan kepada siswa, maka ia serahkan kepada Kepsek.

“Sebelumnya juga saya menerima informasi, sekaligus dituding menggunakan bonus itu untuk apa? Parahnya lagi, salah satu Ortu siswa mempertanyakan bonus ini melalui sosial media, dan menandai saya,”Somo Kiamat Tapi Bonus Lo Anak-Anak Debo Blum Ada Ati. Cc Merry Cornely” saya kaget, jelas saya tersinggung, dan saya tegaskan kepadanya, bahwa bonus itu sudah diambil alih oleh Kepsek SDN 13 Limboto.” Ucap Merry dengan nada kesal.

Ditempat yang berbeda, Kepsek SDN 13 Hajarah Talupe mengatakan, telah menyerahkan bonus hadiah tersebut kepada Kepsek setiap Sekolah melalui satpol PP.

“Sudah saya serahkan ke sekolah-sekolah, cuma tak tau bagaimana dengan para kepseknya, apa sudah disalurkan ke siswa apa belum.”tutur Kepsek dengan singkat,(***Rollink).