Reses Dewan Jadi Ajang Kampanye Pilkada Takalar Untuk Petahana

oleh

TAKALAR,SUARALIDIK.com– Kegiatan Reses salah seorang anggota DPRD Provinsi Sulsel di Kabupaten Takalar dinilai salah kaprah. Soalnya, diduga kuat reses kali ini digunakan sebagai ajang kampanye dan ajakan anggota DPRD kepada konstituennya untuk memilih salah satu pasangan calon dalam Pilkada Takalar 2017.

Seperti pantauan LSM LIDIK Takalar bersama SuaraLidik.com Takalar, Rabu (7/9/2016) malam di Dusun Tambakola Desa Kalukuang Kecamatan Galesong, bertempat di kediaman salah seorang Aparatur Sipil Negara, Sumarlin yang memfasilitasi kegiatan Reses atau penyerapan aspirasi dari anggota DPRD Provinsi Sulsel, Fahrudin Rangga.

Fahruddin yang merupakan anggota DPRD Provinsi ini berasal dari Partai Golkar dan merupakan adik kandung dari Petahana Takalar, Burhanuddin Baharudin ( Bur).

Seperti dikatakan Aimal Syam, Ketua DPC LSM Lidik takalar kepada SuaraLidik.com, ada indikasi reses DPRD Propinsi tersebut dijadikan untuk kepentingan kampanye. Soalnya kata Aimal, para anggota dewan merupakan bagian dari tim sukses pasangan calon yang saat ini tengah berebut simpati masyarakat.

Tampak Salah seorang ASN memabgikan amplop kepada warga yang menghadiri reses Legislator Provinsi untuk Dapil Takalar, Fahruddin Rangga. Sealain bagi-bagi amplop juga ditemukan pelanngaran berupa kampanye terhadap Petahana Burhanudddin Baharuddin ( BUR) - SUARALIDIK
Tampak Salah seorang ASN membagikan amplop kepada warga yang menghadiri reses Legislator Provinsi untuk Dapil Takalar, Fahruddin Rangga. Sealain bagi-bagi amplop juga ditemukan pelanngaran berupa kampanye terhadap Petahana Burhanudddin Baharuddin ( BUR) – SUARALIDIK

Dari pantauan kami dilapangan reses pada Rabu malam (7/9) di kediaman Sumarlin salah seorang ASN disisipi kampanye. Bukan hanya Kampanye juga kami dapati adanya bagi-bagi amplop kepada warga yang hadir. Ini salah kaprah dan bentuk dari penyelewengan anggaran,” kata Aimal.

Menurutnya, idealnya reses itu dijadikan ajang menyerap aspirasi dan bukan sebaliknya dipakai kampanye. “Kami melihat reses kali ini tidak efektif dan sebaiknya ditunda untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan uang negara. Panwaslu dan Panwascam juga harus jeli karena mereka dibayar negara untuk melakukan pengawasan,” tegasnya.

Tampak dalam kegiatan reses tersebut, Camat Galesong Utara, Syahriar bersama Camat Galesong, H.Yahe,S.Sos. Disela sela keiatan yang pada malam hari tersebut juga di selingi dengan teriakan dan yel-yel ” Oppoki Bupatiku..Hidup Bur Nojeng  “.

Diakhir kegiatan, satu persatu warga yang cukup antusias menghadiri Reses yang dilaksanakan oleh Fahruddin Rangga menerima amplop meskipun Sumarlin selaku tuan rumah mengetahui bahwa di tempat kegiatan juga terdapat beberapa anggota LSM Lidik, namun Sumarlin terlihat pasang badan dan tetap melanjutkan pembagian amplop tersebut.

Kami akan tindak lanjuti temuan kami di Kediaman Sumarlin, Bukti-bukti baik rekaman video maupun foto foto kegiatan yang disusupi dengan pembagian amplop serta yel-yel dukungan terhadap Petahana akan kami Laporkan ke Panwas kabupaten Takalar terkait keterlibatan ASN serta dua orang camat tersebut ” pungkas Aimal

Reporter : rey seeker

Redaksi SuaraLidik ; andi awal