Responsif, TRC Dinsos Dan THC Dinkes Tanggap Cepat Tangani Pasien Diabetes Melitus Di Takalar

oleh
Foto : Tim THC (Tim Home Care) Dinas Kesehatan Takalar saat Kunjungi Pasien Ibu Syamsiah Daeng Ratang di Desa Pa'lalakkang, Galesong, Takalar

Suaralidik.com, TAKALAR ,- Dengan adanya warga tidak mampu dan mengalami kesusahan serta tertimpah jatuh sakit yang dideritanya, TIM Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Takalar atas nama Daeng Ngitung salah satu TIM Reaksi Cepat (TRC) telah terjun langsung kelokasi di Galesong Desa Palalakkang Dusun Lambutoa untuk menemui warga miskin tersebut dalam memberikan batuan sosial.”(26/03/2018)

Menurut Pak Kadis Sosial Muh.Ridwan T, SE.,MM Saat Dimintai Keterangan Oleh tim media mengatakan ini bahagian dari komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar melalui Dinas sosial sebagai lembaga teknis untuk mengoptimalkan program kesenjangan sosial masyarakat khususnya bagi masyarakat tidak berdaya makanya Dinas Sosial membentuk Tim TRC(Tim Reaksi Cepat), atau Pasukan Reaksi Tanggap disingkat PANRITA untuk mengantisipasi seluruh permasalahan sosial di masyarakat dan ini Tim tidak bekerja sendiri tapi selalu bekerjasama dalam penanganan degan pihak lain seperti Kesehatan BPBD Kabupaten Takalar.

dr.Hj. Nilal Fauziah,M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Kab.Takalar).

Tambahnya, lagi kepala Dinas Sosial menuturkan rasa syukur dan ucapan Alhamdulillah atas semua permasalah sosial bisa kita antisipasi walau penanganan belum maksimal akan tetapi Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar melalui Instruksi Beliau Bapak Bupati Takalar H.Syamsari,S.Pt.,MM agar penanganan sosial cepat dan tepat sasaran,”lanjut

Bahwa perawatan penyakit seperti ini tidak bisa langsung ke rumah sakit akan tetapi ada namanya FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama) yaitu puskesmas setelah itu puskesmas tidak mampu mengatasi penyakit itu kemudian baru dirujuk ke rumah sakit, bahkan pasien tersebut dimudahkan tidak perlu kerumah sakit serta langsung ditangani lukanya oleh petugas Home Care tersebut yang terdiri dari tim dokter dan perawat,”ucap Kadis Sosial.

Muh.Ridwan.T.SE.,MM (Kepala Dinas Sosial Kab.Takalar)

Menurut Ibu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr.Nilal saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa sudah dikunjungi oleh Tim Home Care Dinkes melalui puskesmas, hasil pemeriksaan dr.TIM Home Care mengatakan kondisi keadaan umum pasien baik, hanya saja lukanya juga butuh perawatan serta sudah mulai membaik setelah ditangani, olehnya itu pasien tidak perlu dirujuk ke rumah sakit.”kata dr.Nilal

Tim Home Care Puskesmas Galesong tadi sudah turun memeriksa dan hanya perlu perawatan luka mulai tadi dilakukan oleh Tim Home Care Puskesmas Galesong, selama ini tidak pernah terpantau oleh Puskesmas Galesong karena warga bersangkutan berobat di Puskesmas Galesong Utara,” Andaikan yang bersangkutan berobat di Puskesmas Galesong pasti terpantau kondisinya bahwa yang tidak memiliki kartu KIS dari Dinas Sosial olehnya itu bersama Dinas Kesehatan akan membantu dalam menguruskan KIS (Kartu Indonesia Sehat)   agar Syamsiah Daeng Ratang mendapatkan jaminan kesehatan KIS tersebut.”tegasnya

Foto : Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kab.Takalar saat kunjungi pasien Ibu Syamsiah 25/3 di Desa Pa’lalakkang Kec.Galesong, Takalar.

“Bagi Warga yang mengalami penyakit seperti itu perlu barangkali saya berikan sedikit gambaran tentang sistem rujukan berjenjang kepada masyarakat kita yang sakit tidak harus langsung ke RS tapi sebaiknya berobat dulu di FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama) yaitu Puskesmas, jika memang puskesmas karena keterbatasan maka barulah pasien bisa dirujuk ke RS untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut jika RS (Rumah Sakit) tipe c seperti RS.H.Padjonga Daeng Ngalle tidak sanggup maka dirujuk ke jenjang lebih tinggi yaitu RS tipe B dan seterusnya ke type A.”tambahnya

Untuk pasien tersebut setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Home Care (THC) dari Puskesmas Galesong menyampaikan bahwa terdapat luka DM/diabetik dan sudah diberikan perawatan dan mulai hari ini akan dilakukan visite/kunjungan sekaligus kontroling Home Care dari Puskesmas Galesong kepada pasien.”tutup Ibu Kepala Dinkes Takalar dr.Nilal. (tim suaralidik Takalar).