Ribuan Liter Miras Lolos, Kinerja Polsek Atinggola Menuai Tanda Tanya

oleh -
Foto : 2.870 Liter Miras diamankan anggota Polsek Kwandang Gorut, diserahkan kepihak narkoba Polres Gorontalo.(foto Tgoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – Lolosnya miras asal Sulut dari petugas polsek Atinggola yang berjarak kurang lebih 300 meter dari perbatasan menimbulkan tanda tanya.

Kamis (17/01/2019), dini hari 2.870 liter miras merek captikus asal Sulut berhasil diamankan Polsek Kwandang yang jaraknya hingga puluhan kilo dari perbatasan Sulut-Gorontalo.

Kasat Narkoba Polres Gorontalo AKP Leonardo Widharta kepada awak media mengatakan, penangkapan miras ini di desa jembatan merah kec Tomilito Gorontalo Utara.

“Miras ini diangkut menggunakan Mobil EPV warna putih, Nopol DM 8957 BB. menurut keterangan pelaku miras tersebut di angkut dari wilayah Sulut dan akan di jual ke wilayah paguayaman dan pulubala Kabupaten Gorontalo.”ujar Kasat.

Barang haram ini, lanjut Kasat, dibawah oleh Herman Pulubuhu (39) warga kelurahan Kayu Merah Kecamatan Limboto Kabgor.

Saat ditanya oleh wartawan terkait sering lolosnya miras dari pengawasan polsek perbatasan (Atinggola) Kasat narkoba menyarakan agar mempertanyakannya kepada Kapolsek Atinggola.

“Sering lolosnya miras dari perbatasan silahkan anda tanyakan langsung kepada Kapolsek Atinggola. Untuk mendalami kesigapan anggota yang ada diperbatasan silahkan ditanyakan kepihak Polsek setempat.”ucap Leonardo.

Kapolsek Atinggola Iptu Roni Now, saat dihubungi salah satu awak media melalui telepon Selurer mengatakan, diperbatasan Sulut-Gorontalo ada beberapa jalan tikus yang bisa dilewati oleh para pelaku.

“Disini ada beberapa titik jalan tikus yang sering gunakan pelaku untuk menyudupkan barang haram tersebut. Tak mungkin anggota saya berjaga selam 1×24 dijalan tersebutut. Para pelaku sudah mengetahui kapan mereka bisa melewati jalan-jalan itu, dan ini yang menjadi kendala,”terang Kapolsek.(***Rollink).