Ribuan Warga Bulukumba Padati Lapangan Pemuda Saksikan Panjat Pinang

oleh
panjat pinang di Bulukumba
Panjat pinang di lapangan Pemuda Bulukumba Jumat sore (17/8/2018)

Bulukumba, suaralidik.com – Diperkirakan ribuan orang memadati lapangan Pemuda Bulukumba Jumat sore (17/8/2018). Mereka dari segala umur berbondong-bondong ke lapangan Pemuda untuk menyaksikan lomba panjat pinang sekaligus menonton upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT Proklamasi Republik Indonesia ke 73.

Sebanyak 7 (tujuh) buah pohon panjat pinang disiapkan panitia pelaksana yang ditancapkan di pinggir lapangan. Setiap tiang tergantung berbagai macam hadiah, di atas tiang juga terpasang bendera merah putih. Dalam mencapai puncak peserta berkelompok saling bahu membahu hingga ada dari mereka berhasil meraih balok yang menjadi tempat gantungan hadiah.

Saat warga asyik menyaksikan para peserta menaklukkan pohon pinang yang berlumur oli bekas tersebut, tiba-tiba dari Bupati Bulukumba berteriak melalui pengeras suara menyampaikan jika ada dari peserta mampu mengambil bendera merah putih di atas pohon pinang maka ia akan tukar dengan uang sebesar 500 ribu rupiah.

“Kalau ada yang bisa ambil bendera di atas tiang itu, bawakan ke saya. Saya akan tukar dengan uang 500 ribu rupiah,” tutur AM Sukri Sappewali.

Sontak salah satu pohon yang sudah ludes hadiahnya dipanjat kembali oleh seseorang untuk mengambil bendera yang berkibar di pohon tersebut. Orang itu bernama Muh Ramli (48 tahun) asal Kelurahan Kasimpureng. Dia salah satu pemimpin dari kelompok pemanjat pinang. Usai berhasil mengambil bendera tersebut, dia bersama kawan-kawannya berlari menemui Bupati di tribun lapangan yang sedang menonton panjat pinang dan menyerahkan bendera tersebut.

Menurut Bupati AM Sukri Sappewali berbagai lomba yang dilaksanakan, termasuk panjat pinang dalam rangka HUT Kemerdekaan RI sebagai wujud kesyukuran atas kemerdekaan, dan upaya kita menjalin kebersamaan antar warga, sekaligus ajang hiburan bagi warga Kabupaten Bulukumba. (***Ul/bcht)