RICUH, Aksi mahasiswa menolak UUD MD3

oleh
Demo Mahasiswa PMII Parepare menolak MD3

PAREPARE, Suaralidik.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan aksi di depan patung habibie dan gedung DPRD Kota Parepare.(28/2/2018)

Demo Mahasiswa PMII Parepare menolak MD3

Dalam aksinya mereka menyampaikan penolakan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) yang telah disahkan DPR RI.

PC PMII Parepare Irfan Parumpu membawa Rakitan hantu yang melambangkan bahwa Suara rakyat adalah hantu bagi DPR. “ jelasnya itu adalah simbol penolakan mereka ” tegasnya.

Disisi lain Koordinator Lapangan, Nur Mubarak menyampaikan dengan tegas menolak pasal – pasal yang bertentangan dengan nilai -nilai demokrasi dalam revisi UU MD3. “ Kami menolak UU MD3, karena intinya bertolak belakang dengan sistem demokrasi. Ada pasal yang membuat DPR tidak bisa dikritik. Jadi bisa dituntut jika ada orang atau organisasi yang melakukan krtik atau protes terhadap DPR ” ujar dia.

Selanjutnya dalam aksi ini sempat ricuh saat polisi melarang keras membakar ban,sebagian mahasiswa ditarik dan dipukuli oleh pihak polisi.

Berikut tuntutan yang disuarakan PMII Parepare :
Menolak Keras Revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) karena sudah menyalahi Amanat Demokrasi
Meminta DPRD kota parepare untuk dan segera Menolak UU MD3 yang anti Demokrasi. ( hakim/AD )