RNPK 2019, Sekjen DPN Lidik Pro ; Harus Ada UU Perlindungan Guru Indonesia !

oleh -
Photo : Sekjen DPN Lidik Pro meminta diterbitkan UU Perlindungan Guru Indonesia

BULUKUMBA,  Suaralidik.Com – Sekretaris Jenderal   DPN Lidik Pro, Muhammad  Darwis  meminta  Pemerintah  Pusat menerbitkan UU  Perlindungan Guru  Indonesia.

Usulan tersebut disampaikan Darwis  seiring kegiatan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2019 yang akan digelar pada 11 – 14 Februari 2019.

dikatakan Darwis,  selain membahas pengangkatan dan pemetaan guru.  Mestinya, RNPK 2019  juga  membahas  kekerasan guru yang  kerap  terjadi di  Indonesia.

“Bayangkan, guru tidak  akan  fokus  mendidikan anak  Indonesia, hanya karena khawatir  terjadi  gesekan dengan siswa-siswa,”terang  Darwis.

Aktivis Bulukumba  itu menambahkan,   fenomena  sekarang  di sekolah-sekolah.  Bahwa guru  sudah  bermasa bodoh terhadap siswa.  Kalau  sudah  diperingati ya  terserah kepada  siswa  dan orangtuanya. “Tak  Ada  lagi kunjungan guru kie  rumah-rumah yang dulu  sering kita  dengar,”tambah Darwis.

Penerbitan  UU  Perlingungan Guru  Indonesia bukan berarti  memberi  perlakuan khusus  ke  guru-guru. Kalau  guru  guru murni melanggar, maka dia  tetap  sebagai warga  negara Indonesia. Dikenai Sanksi  hukum.

Tapi,  dengan UU  Perlindungan Guru,  memberi  support bagi  guru  untuk  berinovasi mendidik  anak Indonesia. “Tentunya ini  perlu  juga  perhatian dari PP  PGRI,”tutup  Darwis.(***iqb)