RSUD Bulukumba Gagal Raih Paripurna, Dikalahkan 2 RSUD Type C Tetangga

oleh
FOTO: Gedung IGD Baru RSUD Sultan Dg Radja Bulukumba

BULUKUMBA, Suaralidik.com — Rumah Sakit Umum Sultan Dg Radja Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, terpaksa harus tabah pasca gagal mendapatkan nilai paripurna akreditasi type B. Berbeda dengan dua Rumah Sakit tetangga, RSUD Bantaeng dan Sinjai yang justru menyabet paripurna bintang lima.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, RSUD Bulukumba berencana akan melakukan remedial pada Maret 2018 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan, Sekretaris Akreditasi RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba, Baso Tombong mengakui jika RSUD Bulukumba gagal raih nilai paripurna. Itu dikarenakan dari 15 Kelompok Kerja yang dinilai, 3  (Pokja) diantaranya tidak memenuhi standar nilai atau passing grade 80, yaitu manajemen pengawasan obat, program nasional MDJS, serta manajemen komunikasi dan informasi, terkait rekam medis yang hanya mendapatkan nilai 70 saja.

”Tapi 12 Pokja seperti fasilitas dan keselamatan, anastesi bedah, dan pelayanan pasien kota kita raih nilai 90, sisa tiga memang pokja yang masih butuh pembenahan dan kami sudah siap remedial di bulan Maret mendatang,” ujar Baso yang juga Kepala Seksi Rawat Inap RSUD Bulukumba itu.

Baso mengatakan, jika RSUD Bulukumba tidak bisa di bandingkan dengan RSUD Bantaeng dan Sinjai yang bertipe C, meski penilainya sama. Namun Bulukumba Tipe B, yang memiliki cakupan penilaian yang lebih luas.

”Kalau mau bandingkan, Palopo atau rumah sakit Bone, yang saat ini mereka juga belum meraih nilai paripurna tipe B,” jelasnya.

Untuk hadapi remedial, Baso mengaku sudah kirim dokter dan perawat untuk untuk pelatihan penyakit  TBC di Solo. Termasuk  5 tim ponek, serta Pelatihan HIV/AIDS.

”Kami Insya Allah bisa raih nilai 80 dan akan tampilkan kemampuan RSUD kepada masyarakat Bulukumba,” tambahnya.

Terpisah, Anggota Komisi D, DPRD Bulukumba, Fahidin HDK berharap Bulukumba melakukan pembenahan dan perbaikan agar bisa meraih akreditasi paripurna. Agar kepercayaan masyarakat kepada RSUD Bulukumba untuk dirawat bisa kembali dan tidak memilih rumah sakit lainya di luar Bulukumba.

”Harus berbenah. RSUD harus kembalikan kepercayaan masyarakat dengan meraih nilai paripurna,” ujar Ketua DPC PKB Bulukumba itu.