RSUD Sultan Dg Radja Bulukumba Menuju Akreditasi Paripurna, Warga: Semoga Pelayanan Meningkat

oleh
RSUD Sultan Dg Radja, Bulukumba.

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Tim Surveyor Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) kembali mengunjungi kabupaten Bulukumba. Minggu malam (24/9/17).

Kedatangan tim KARS beranggotakan 4 orang itu untuk melakukan survey akhir Akreditasi Paripurna Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

RSUD Sultan Dg Radja, Bulukumba.

Banyak dari masyarakat kemudian berharap semoga RSUD Bulukumba mampu meraih akreditasi paripurna itu, dan terus berbenah disegi pelayanan yang belakangan ini kerap dikeluhkan warga pasien, baik yang sedang dirawat maupun yang datang berobat.

Hal itu juga diutarakan, ketua komisi D, Muh Bakti. Di sela-sela kegiatan padangan fraksi tentang RAPBD-P Bulukumba 2017. Kepada Suaralidik.com, ia mengungkapkan terkait akreditasi itu sebenarnya hanya untuk menaikkan tipe status dari Rumah Sakit yang sekarang tipe B.

“KARS itu datang ke sini bukan untuk dan tidak untuk bahas soal pelayanan. Mereka itu menilai,” ujar Muh Bakti di Gedung Paripurna DPRD, Selasa (26/9/17).

Ketua Komisi D, DPRD Bulukumba, Muh Bakti.

Lebih lanjut kata Muh Bakti menjelaskan perihal penilaian KARS, “Kalau menurut dia misalanya alat kesehatannya sudah akreditasi berarti pelayanan sudah jauh lebih bagus termasuk juga penganggaran. Kalau penganggaran selama ini kan APBD, kalau kita sudah akreditasi berarti perhatian pemerintah pusat itu kesini sama perhatianya dengan Rumah Sakit besar yang ada di Indonesia,” tambahnya.

Namun, mengenai keluhan pelayanan yang juga sering diterimanya dari warga, Muh Bakti mengatakan hal itu juga jadi penilaian wajib tim Surveyor.

“Tim Akreditasi datang kesini itu datang melihat apa yang perlu diperbaiki dan apa yang perlu ditambah itulah yang mereka telusuri. Dan masalah teknis pelayanan itu tanggung jawab RSUD dan pemerintah daerah bukan tanggung jawab KARS Karena mereka hanya datang menilai layak atau tidaknya,” jelasnya.

Menurut legislator dapil Gantarang-Kindang ini RSUD harus perbaiki meningkatkan pelayanan, bukan karena kedatangan tim KARS maka RSUD kerja total. Hal itu harus terus dilakukan walau tak sedang dalam penilaian.

“KARS itu adalah lembaga independen. Jadi kars itu tidak bisa dibujuk-bujuk tidak bisa diadakan pendekatan. Yang penting mereka datang itu kita tunjukkan apa yang dicari Karena ada 20 Persyaratanya. Penilaian mereka itu real. Harapan saya yaitu dengan datangnya mereka ini semoga kita lolos akreditasi Karena kalau tidak mereka akan datang lagi mengulang dari awal,” tandas politisi fraksi Gerindra itu. (Indra/ Ar)