Rusuh Massa di Gedung DPRD Gowa, 3 Pegawai Jadi Korban

oleh
Tampak bangunan kantorDPRD Gowa yang terbakar ,Senin (26/9) siang - SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,GOWA – Kerusuhan massa yang terjadi di gedung DPRD Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (26/9) siang membuat sebagian fasilitas kantor tersebut rusak dan beberapa ruangan terbakar. Tidak hanya sampai disitu, massa yang mengamuk juga memukuli tiga orang pegawai yang sedang bertugas di DPRD Gowa.

Hal tersebut dibenarkan oleh salah seorang staf anggota DPRD Gowa yang menjadi saksi mata kejadian tersebut. Ia mengungkapkan, massa yang mengamuk menerobos masuk kantor tersebut dan memukul pegawai yang mereka temui.

Saat massa masuk, mereka pecahkan kaca. Mereka cari anggota dewan yang ada. Karena tidak temui anggota dewan, pegawai laki-laki yang mereka temui dipukul bagian pipinya” ungkap S, salah seorang saksi, Senin, 26 September 2016.

Tampak Anggota Kepolisian sedang berjaga di depan kantor DPRD Gowa pasca Gedung wakil Rakyat tersebut di bakar, Senin (26/9)- SUARALIDIK.com
Tampak Anggota Kepolisian sedang berjaga di depan kantor DPRD Gowa pasca Gedung wakil Rakyat tersebut di bakar, Senin (26/9)- SUARALIDIK.com

Saat kejadian terjadi, S mengaku bahwa dirinya beserta beberapa pegawai dan staf di kantor tersebut sempat kaget dengan suara petasan yang mereka kira sebuah bom. Alhasil, para pegawai dan staf anggota DPRD inipun berhamburan berlari menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Massa Mengamuk Hingga Membakar Gedung DPRD Gowa

“Kaget, tiba-tiba bunyi letusan kayak bom. Kata Satpol PP itu hanya petasan. Semua staf langsung lari ke belakang gedung,” ungkapnya.

Saat petugas gabungan Polri dan TNI merapat ke lokasi kejadian, jelas S, barulah ia beserta staf di kantor tersebut dapat sedikit bernapas lega. Petugas pun langsung mengamankan massa yang mengamuk di lokasi kejadian.

Ratusan massa juga sempat menghadang petugas pemadaman kebakaran yang saat itu baru tiba. Alhasil, kebakaran yang terjadi sekira pukul 13.10 Wita itu baru dapat di padamkan saat rombongan polisi melakukan pengamanan di lokasi.

Untuk diketahui, massa yang melakukan pembakaran mengatasnamakan keluarga Kerajaan Gowa. Diduga massa demonstrasi terkait kontroversi Perda LAD.

REPORTER ; boer/muhardi/andi awal
REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com