Saban Minggu, Destinasi Wisata Alam Hila-Hila Laris Manis, Masih Butuh Tambahan Sarana

oleh
Photo : Pemandian Hila-Hila setiap saat dikunjungi warga

BULUKUMBA, Suaralidik.Com – Destinasi wisata alam berupa kolam pemandian di Hila-Hila, Bontotiro, Bulukumba laris manis. Masyarakat seputar Bulukumba tak menyia-nyiakan destinasi ini. Selain dekat, biayanya cukup murah.

Lokasi pemandian  alam Hila-Hila terletak di Ibukota Kecamatan Bontotiro, Hila-Hila. Dari Bulukumba, perjalanan dengan mobil atau motor memakan waktu sekitar 40 menit.   Jarak tempuh sekitar 40 – 50 Km.

Bagi warga yang berencana ke Hila-Hila  dapat menempuh jalur  Bulukumba – Bontobahari – Hila-Hila.  Perjalan lumayan menyenangkan. Pengunjung akan disajikan pemandangan alam pegunungan.

Selain airnya yang  cukup dingin. Banyak pengunjung wisata Hila-Hila mengambil air yang diyakini menyembuhkan penyakit. Konon, sumber air pemandian Hila-Hila berawal ketika Dato ri Tiro menusukkan tongkatnya ke tanah.

Ketika itu, penyebar agama Islam asal tanah Minangkabau itu bermaksud berwudhu. Karena tak ada air. Dato ri Tiro lalu menusukkan tongkatnya. Lalu, dari lubang bekas tusukan tongkat itu menyemburlah air dan tak pernah kering.

Besanya animo masyarakat ke Destinasi Wisata Hila-Hila tentunya menambah PAD buat Bulukumba. Pun begitu, sejumlah pengunjung  mengimbau Pemerintah  Bulukumba membangun sarana berupa tempat ganti baju, kamar mandi dan WC.

“Daya tariknya amat bagus. Tinggal kebersihan yang harus ditingkatkan dan penambahan sarana ruang ganti baju,”saran Rahmat.(***iqb)